Lombok Tengah Cetak Sejarah, 9.795 PPPK Diangkat Demi Layanan Publik Lebih Baik

Rabu, 15 Okt 2025, 17:36 WIB

LOMBOK TENGAH - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat telah mengangkat sebanyak 9.795 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sejak 2021 hingga 2025. Langkah ini menjadi bukti komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan publik.

"Total PPPK di Lombok Tengah mencapai 9.795 orang," kata Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri saat apel peringatan HUT ke-80 Kabupaten Lombok Tengah di Lombok Tengah, Rabu.

Ket. Foto: Bupati Lombok Tengah, Provinsi NTB Lalu Pathul Bahri saat apel peringatan HUTke 80 Lombok Tengah di Lombok Tengah, Rabu (15/10). — Sumber: ANTARA/Akhyar Rosidi

Ia mengatakan sejak 2021 sampai saat ini di 2025, Kabupaten Lombok Tengah telah mengangkat 5.249 PPPK penuh waktu ditambah PPPK paruh waktu yang sedang dalam proses persiapan pengangkatan sebanyak 4.546 orang.

Adapun rinciannya di antaranya pada 2021 sebanyak 444 PPPK,  2022 sebanyak 2.189 PPPK, 2023 sebanyak 167 PPPK, 2024 sebanyak 806 PPPK, 2025 sebanyak 1.607 PPPK tahap I dan tahap dua sebanyak 36 PPPK.

"PPPK paruh waktu sebanyak 4.546 orang yang sedang dalam proses," katanya.

Ia mengatakan pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk memperjuangkan keluarga masyarakat Lombok Tengah, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Peningkatan SDM tetap menjadi prioritas dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Ia mengatakan bahwa Lombok Tengah siap menyongsong masa depan, berdiri tegak di garis depan perubahan, agar terus bersinar sebagai batu permata untuk masyarakat.

"Delapan puluh tahun telah berlalu dan perjalanan belum berakhir. Kami akan terus berjuang, akan terus bersatu demi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan pemerintah daerah telah melewati masa sulit, dari kesunyian dusun ke gemuruh Sirkuit Mandalika dan sawah yang gersang gogo rancah menjadi lumbung pangan nasional.

"Lombok Tengah mendapat penghargaan dari presiden republik Indonesia sebagai Kabupaten penyangga pangan nasional," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.