Siswa Sekolah Rakyat Dapat Beasiswa dan Jaminan Pekerjaan
Selasa, 14 Okt 2025, 03:06 WIBSUMEDANG - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan sejumlah siswa Sekolah Rakyat telah mendapat jaminan pekerjaan dan beasiswa kuliah yang akan diberikan setelah mereka lulus.
Fasilitas ini diperoleh melalui berbagai kampus, salah satunya Universitas Ary Ginanjar (UAG), di mana sebanyak 35 orang siswa Sekolah Rakyat akan mendapat beasiswa pada tahun 2027 dengan jaminan pekerjaan bagi sebagian lulusan.
âDari 35 anak ini sudah dipastikan ada 7 anak yang akan dapat pekerjaan setelah dia lulus. Ini masih kira-kira 6â7 tahun yang akan datang, tapi dia sudah dapat posisi,â kata Gus Ipul dalam Dialog Kesejahteraan Sosial dan Sekolah Rakyat di Pendopo IPP Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (13/10).
Gus Ipul menegaskan pentingnya hilirisasi pendidikan agar lulusan Sekolah Rakyat memiliki masa depan yang pasti. Ke depan, upaya hilirisasi akan terus digalakkan sehingga lulusan Sekolah Rakyat betul-betul mandiri dan berdaya.
âSekolah Rakyat tidak ingin hanya meluluskan, tapi ingin mengawal lulusan-lulusan untuk menjadi anak-anak yang benar-benar nanti bisa memperoleh pekerjaan sesuai dengan kemampuannya,â tegasnya.
Adapun kehadiran Gus Ipul di Sumedang disambut hangat oleh para siswa Sekolah Rakyat. Mereka menunjukkan bakat-bakat terpendamnya melalui penampilan tarian tradisional, paduan suara, dan pembacaan puisi.
Salah satu momen paling menggetarkan hati terjadi ketika Elsa, siswi pembaca puisi, diundang langsung oleh Gus Ipul ke atas panggung bersama ibunya. Gus Ipul meminta Elsa memeluk ibunya, sebagaimana isi puisinya, diiringi lagu âKaulah Ibukuâ.
Suasana pendopo seketika sunyi dan penuh air mata. Elsa, yang bercita-cita menjadi dokter, menjadi simbol semangat anak-anak Sekolah Rakyat untuk terus maju meski berasal dari keluarga sederhana.
Dalam dialognya, Gus Ipul menegaskan kembali makna mendasar dari Sekolah Rakyat sebagai gagasan Presiden Prabowo Subianto. âAda tiga kunci memahami Sekolah Rakyat, yaitu memuliakan wong cilik, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan yang tidak mungkin,â ujar Gus Ipul.
Ia menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi pengentasan kemiskinan yang melibatkan lintas sektor dari kementerian hingga pemerintah daerah.
Gus Ipul juga menegaskan bahwa data penerima manfaat Sekolah Rakyat bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola BPS.
Hingga saat ini, telah beroperasi 165 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, yang dikelola oleh Kementerian Sosial sebagai bagian dari program strategis nasional untuk pengentasan kemiskinan.
âInsya Allah anak-anakku mudah-mudahan kalau lancar, Kabupaten Sumedang termasuk salah satu yang dibangun tahun ini, selesai tahun depan,â tutur Gus Ipul. Ant/S-2
- Sekolah Rakyat
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Progres pembangunan sekolah rakyat di Tangerang Selatan
-
Pameran JITEX 2025
-
BGN Akan Terapkan SOP Ketat di Dapur Program MBG
-
Harga Emas Antam, Kamis (08/1), Turun Rp14.000 ke Angka Rp2,57 Juta/Gram
-
Palu Matangkan Pengikisan Kekerdilan dengan Intervensi Langsung
-
Terlalu Lamban, Warga Cianjur Menanti Dana Perbaikan Rumah Dampak Bencana Alam 2024
-
Danrem 023/KS Pimpin Pembukaan Akses Jalan Longsor di Tapanuli Tengah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.