- Home
-
- Luar Negeri
-
- Prabowo Tegaskan Israel Se...
Prabowo Tegaskan Israel Sepakat Tarik Pasukan dari Gaza
Selasa, 14 Okt 2025, 16:40 WIBJAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan bahwa penarikan pasukan perang Israel dari wilayah Gaza, Palestina, menjadi salah satu poin kesepakatan yang diraih dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir.
âJadi, kita datang untuk menyatakan dukungan dan memberi support, yang penting gencatan senjata sudah berjalan, kemudian segera pasukan Israel akan ditarik," kata Presiden di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10).
Selain itu, kata Presiden, dirinya juga menyaksikan penandatanganan kesepakatan gencatan senjata di Gaza yang kini sudah berjalan.
Pada tahapan berikutnya, Hamas dan Israel juga melepas sandera-sandera perang untuk dipulangkan ke masing-masing pihak. âMasih ada beberapa yang mungkin yang jenazahnya yang belum ketemu," katanya.
Ia mengingatkan bahwa perjuangan ini bukan hal baru bagi dirinya maupun bagi rakyat Indonesia. âTekad saya, puluhan tahun saya membela Palestina. Sejak saya muda, kita terus-menerus mendukung kemerdekaan Palestina dan rakyatnya,â kata Presiden menegaskan.
Kepala Negara juga menyoroti kontribusi nyata Indonesia dalam membantu rakyat Palestina, mulai dari pengiriman bantuan kemanusiaan hingga logistik pangan.
âAlhamdulillah, kita bisa berbuat. Indonesia selama ini aktif, kita kirim bantuan, kita kirim kapal, kita kirim Hercules berkali-kali. Saya kira rakyat Palestina dan rakyat Timur Tengah melihat bagaimana komitmen Indonesia. Kita juga kirim ribuan ton beras, dan akan terus berkomitmen mendukung ini,â ujarnya.
Negara Timur Tengah
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan negara-negara di Timur Tengah untuk bersatu dan âmenyelesaikan tugasâ dalam mewujudkan perdamaian regional, menyebut konflik Gaza hanya sebagian dari tantangan yang lebih besar.
âBaru tiba di Washington D.C. yang sangat aman dan indah. Kami mencapai begitu banyak hal di Israel dan Mesir. Pekerjaan sulit telah diselesaikan dengan hasil terbaik. Pengalaman yang luar biasa,â tulis Trump di platform Truth Social, Selasa.
âSekarang semua negara besar yang telah berjuang begitu lama untuk kawasan ini harus bersatu dan SELESAIKAN PEKERJAAN! Gaza hanyalah sebagian dari ini. Yang terbesar adalah PERDAMAIAN DI TIMUR TENGAH!â tambahnya.
Sebelumnya, pada 9 Oktober, Trump mengumumkan bahwa Israel dan gerakan perlawanan Palestina, Hamas, telah menyepakati tahap pertama rencana perdamaian untuk mengakhiri konflik di Jalur Gaza.
Pada tahap awal, Hamas membebaskan sandera Israel. Sementara Israel menarik pasukannya ke garis yang disepakati di Gaza serta membebaskan ratusan warga Palestina dari penjara, termasuk narapidana seumur hidup.
Rencana damai Gaza yang digagas Trump pada 29 September itu mencakup 20 poin dan menyerukan gencatan senjata segera dalam waktu 72 jam, bersyarat pada pembebasan sandera.
Dokumen tersebut juga mengusulkan pembentukan pemerintahan teknokratis di Gaza tanpa keterlibatan Hamas, dengan pengawasan internasional yang dipimpin oleh Trump.
Pada 13 Oktober, penandatanganan dokumen perjanjian damai Gaza dilakukan dalam Konferensi Tingkat Tinggi untuk Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir.
Berita Terkait:
-
Presiden Tegaskan MBG Bisa Jadi Penopang Ekonomi Masyarakat Bawah
-
573 Rumah di Kota Serang Terendam Banjir, Dua Bangunan Roboh
-
Sedikitnya 254 Tewas setelah Israel Kembali Menyerang Lebanon
-
Pemkot Jambi Kembangkan Kota Tua sebagai Pusat Ekonomi dan Pariwisata
-
Lewat Semangat Kirei, Masyarakat Diajak Wujudkan Gaya Hidup Bersih
-
Teheran Incar Gempur Pusat Data di Negara Arab
-
Temani Momen Buka Puasa, Joyday Luncurkan Varian Es Krim Baru di Ramadan 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.