Pemkot Makassar Kembangkan Pertanian Perkotaan untuk Ketahanan Pangan
Jumat, 10 Okt 2025, 07:28 WIBMAKASSARâ Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengembangkan pertanian perkotaan (urban farming) untuk mendukung ketahanan pangan.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melalui keterangannya diterima di Makassar, Jumat (10/10), mengatakan Kota Makassar akan menjadi salah satu daerah penopang pangan nasional melalui pengembangan pertanian di lahan sempit perkotaan.
"Langkah ini diambil sebagai upaya strategis dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan, meskipun Makassar bukan wilayah dengan lahan pertanian luas," ujarnya.
Wali Kota Makassar yang menemui Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Jakarta, menyampaikan bahwa meskipun Makassar adalah kota metropolitan dengan lahan pertanian terbatas, namun potensi pengembangan pertanian lahan sempit cukup besar jika didukung teknologi modern.
"Kota Makassar ini tidak punya banyak lahan pertanian. Oleh karena itu, kami menyampaikan kepada Pak Menteri agar bisa memberikan dukungan terhadap pengembangan pertanian lahan sempit di perkotaan," tutur dia.
Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Makassar mendorong pembangunan minimal tiga rumah hijau percontohan di sejumlah titik strategis.
Menurut dia, kehadiran rumah hijau tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu atau pemantik minat masyarakat perkotaan untuk terlibat dalam kegiatan pertanian modern.
"Di Kota Makassar kami butuh percontohan green house, minimal tiga unit, untuk menumbuhkan minat masyarakat kota agar mau melakukan pertanian lahan sempit dengan teknologi yang tepat," ujarnya.
Munafri mengungkapkan bahwa potensi pengembangan pertanian perkotaan di Makassar cukup besar, terutama dengan adanya sekitar 5.000 lorong yang dapat dimanfaatkan sebagai basis kegiatan lorong pangan.
Program ini selaras dengan kebijakan Kementerian Pertanian terkait tanaman pekarangan bergizi, yang akan diadopsi oleh Pemkot Makassar untuk menciptakan lapangan kerja baru sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.
"Saya berharap program tanaman pekarangan bergizi dari kementerian bisa kami adopsi. Selain membuka peluang kerja, ini juga membantu memperkuat ketahanan pangan di tingkat kota," ucapnya.
- Pemkot Makassar
- Urban Farming
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Polda Bali Tegaskan Pulau Dewata Aman, Respons Travel Warning Korea Selatan
-
Pemkot Makassar Siapkan KUR untuk PKL Terdampak Penertiban, Solusi Modal Usaha agar Tak Kembali Langgar Aturan
-
Industri Rangkul Kampus! Pertamina EP Sangasanga Buka Pintu Buat Calon Ahli Migas
-
G20 Sepakat Bantu Negara-negara Miskin Terdampak Perang Iran
-
Kemendagri Gandeng BPS dan BNPP Petakan 15.000 Rumah di Perbatasan Jadi Layak Huni
-
DAIKIN Designer Award 2026 Resmi Dibuka
-
Urban Farming di Rooftop Kantor Lurah Tangki, Wali Kota Jakbar Panen Padi dan Sayur Mayur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.