ITB Luncurkan Drone Canggih ZEKE-03, Bisa Terbang di Ruang Sempit dan Terbalik

Jumat, 10 Okt 2025, 07:00 WIB

BANDUNG -

Institut Teknologi Bandung (ITB) meluncurkan drone mikro terbaru bernama ZEKE-03 yang dirancang untuk melakukan inspeksi di ruang sempit seperti pipa industri, gorong-gorong, dan tangki tertutup. Inovasi hasil kolaborasi antara tim peneliti ITB dan PT Terra Drone Indonesia ini menjadi langkah nyata menuju kemandirian teknologi drone nasional.

Ket. Foto: Demo drone ZEKE03 karya Tim Flight Control System (FCS) Raptor Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB dalam Innovibes Vol. 1 yang bertema Teknologi Cerdas dan Konektivitas Digital, yang digelar di ITB Innovation Park, kawasan Summarecon Bandung, Kamis (9/10). — Sumber: ANTARA/HO-ITB

Ketua Tim Peneliti Yazdi I Jenie, di Bandung, Kamis, mengatakan drone mikro ini dikembangkan oleh tim peneliti dari Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB bekerja sama dengan PT Terra Drone Indonesia melalui program Kedai Reka Matching Fund 2024.

Dirancang untuk dapat terbang, melayang, dan merayap di permukaan vertikal hingga terbalik (upside-down), ZEKE-03 memiliki keunggulan struktur roda pelindung (wheel guard) ringan namun tangguh. Drone ini juga dilengkapi kamera gimbal 4K, sensor termal, serta lampu LED untuk pengoperasian di lingkungan minim cahaya.

Inovasi ini, kata Yazdi, lahir dari kebutuhan industri akan teknologi inspeksi yang efisien dan aman di ruang sempit, yang selama ini hanya dapat diakses melalui drone impor berharga tinggi.

"Kami ingin menyediakan alternatif lokal yang lebih terjangkau namun tetap andal. ZEKE-03 dikembangkan sepenuhnya di laboratorium ITB dan kini siap untuk dikomersialisasikan," kata Yazdi.

Drone ZEKE-03, lanjut dia, telah diuji coba untuk inspeksi pipa berdiameter 30 cm dan gorong-gorong yang tidak terjangkau sinyal GPS.

Pengembangan, kata dia, awalnya dimulai pada 2022, dan saat ini versi terbaru telah memiliki casing tertutup serta sistem kontrol terintegrasi yang dikembangkan mandiri oleh tim ITB. Seluruh struktur utama drone ini, diproduksi menggunakan teknologi 3D printing di ITB.

Dengan durasi terbang sekitar 7-8 menit, pengembangan berikutnya akan difokuskan pada peningkatan kapasitas baterai hingga mencapai 12 menit.

Proyek ini menjadi contoh sinergi antara kampus dan industri dalam mendorong hilirisasi hasil riset. PT Terra Drone Indonesia berperan sebagai mitra strategis dalam menjembatani kebutuhan pasar dan pengguna industri, sementara produksi massal direncanakan bekerja sama dengan mitra manufaktur dalam negeri seperti PT Iter Aero.

"Kami harap ZEKE-03 dapat memperkuat kemandirian teknologi drone nasional dan menjadi produk unggulan untuk pasar dalam dan luar negeri," ujar Yazdi.

ZEKE-03 turut dipamerkan dalam acara Innovibes Vol. 1 yang bertema Teknologi Cerdas dan Konektivitas Digital, yang digelar di ITB Innovation Park, kawasan Summarecon Bandung, Kamis.

Acara ini menjadi open house pertama yang menampilkan berbagai hasil inovasi kolaboratif ITB bersama industri dan pemerintah daerah.

  • institut teknologi bandung
  • itb
  • drone canggih
  • zeke-03

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.