Jumlah Penumpang LRT Sumsel Tembus 3,3 Juta

Kamis, 09 Okt 2025, 18:20 WIB

PALEMBANG - Minat warga Palembang terhadap transportasi publik modern terus meningkat. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) mencatat, hingga Triwulan III 2025, jumlah penumpang LRT Sumsel mencapai 3,3 juta orang. Angka ini naik 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan menegaskan pergeseran gaya hidup masyarakat menuju transportasi yang efisien, nyaman, dan ramah lingkungan.

Manajer Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, di Palembang, Kamis, mengatakan bahwa jumlah tersebut menunjukkan tren positif penggunaan transportasi publik di wilayah Sumatera Selatan. Dari total angka itu, sebanyak 1.159.205 penumpang tercatat selama Triwulan III 2025, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.

Ket. Foto: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKARSS) mencatat angkutan LRT Sumsel mengangkut sebanyak 3.386.357 penumpang hingga Triwulan III Tahun 2025. — Sumber: ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri

Menurut Aida, peningkatan ini mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap transportasi publik yang modern, efisien, dan ramah lingkungan. “Menggunakan LRT tidak hanya menghemat biaya dan waktu perjalanan, tetapi juga lebih ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen KAI dan BPKARSS untuk menghadirkan layanan transportasi berkelanjutan di Sumatera Selatan,” ujarnya.

Selain jumlah penumpang yang terus meningkat, KAI Divre III juga mencatat perubahan positif dalam metode pembayaran. Pada Triwulan III 2025, sebanyak 48.638 penumpang telah menggunakan Kartu Uang Elektronik (KUE) sebagai alat pembayaran perjalanan. Penggunaan kartu ini berdampak signifikan dalam mengurangi limbah kertas yang dihasilkan dari tiket fisik.

Aida menjelaskan, penggunaan KUE memberikan berbagai keuntungan, antara lain kemudahan transaksi, kecepatan layanan, serta kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan. “Melalui KUE, penumpang tidak perlu antre panjang di loket stasiun. Selain efisien, ini juga membantu penghematan kertas, menjaga kelestarian hutan, serta mengurangi emisi karbon dari proses produksi dan distribusi tiket,” katanya.

KAI Divre III Palembang terus mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan berbagai jenis KUE dari bank-bank yang telah bekerja sama, termasuk Bank Himbara, bank swasta, dan bank daerah. Upaya ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan sekaligus mendukung penerapan sistem pembayaran non-tunai di sektor transportasi publik.

Lebih lanjut, Aida menegaskan bahwa KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS berkomitmen menjaga kualitas layanan agar LRT Sumsel tetap menjadi pilihan utama transportasi masyarakat Palembang. “Dengan dukungan masyarakat, kepatuhan terhadap aturan, serta kesadaran menggunakan Kartu Uang Elektronik, kami yakin LRT Sumsel akan semakin diminati dan berperan penting dalam menciptakan kota yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tutupnya.

  • sumatera selatan
  • sumsel
  • penumpang lrt
  • pt kereta api indonesia
  • lintas raya terpadu

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.