• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Peneliti Korsel Temukan Ca...

Peneliti Korsel Temukan Cara Hilangkan Nanoplastik dari Air dalam Waktu Singkat

Senin, 12 Jan 2026, 17:05 WIB

SEOUL - Universitas Nasional Pusan ​​mengatakan pada hari Senin (12/1) bahwa para peneliti mereka telah mengembangkan metode pengolahan air yang menghilangkan polusi plastik mikroskopis dalam hitungan menit dengan menarik partikel-partikel tersebut bersama-sama menggunakan medan magnet, menawarkan potensi jalan menuju air minum dan sistem pengolahan air limbah yang lebih bersih.

Tim tersebut mengatakan bahwa proses mereka mampu menghilangkan lebih dari 95 persen mikro dan nanoplastik dalam waktu 10 menit dengan menggunakan nanopartikel magnetik oksida besi berbentuk lempengan.

Ket. Foto: — Sumber: The Korea Herald/ANN

Pendekatan ini menargetkan fragmen plastik yang terlalu kecil untuk ditangkap oleh filtrasi dan sedimentasi konvensional, yang memungkinkan fragmen tersebut menyebar melalui ekosistem perairan dan berpotensi menumpuk di dalam tubuh manusia.

Dipimpin oleh Dr. Chung Sung-wook, para peneliti mengganti partikel magnetik berbentuk bola yang umum digunakan dengan partikel tipis berbentuk lempengan.

Geometri tersebut meningkatkan area kontak dengan fragmen plastik dan memperkuat interaksi antarmaterial.

Ketika medan magnet eksternal diterapkan, partikel-partikel tersebut berkumpul bersama, menjebak plastik tambahan dalam sebuah fenomena yang digambarkan oleh tim tersebut sebagai pengurungan dinamis.

Para ilmuwan juga memodifikasi permukaan partikel secara kimia untuk meningkatkan ikatan dengan plastik dan merancang sistem agar partikel dapat dipulihkan secara magnetis dan digunakan kembali, sehingga menurunkan biaya operasional dan dampak lingkungan.

Studi ini menunjukkan jalur lengkap mulai dari desain nanopartikel dan sintesis skala besar hingga mekanisme penghilangan itu sendiri, memposisikan teknologi ini untuk penggunaan yang lebih luas di fasilitas air dan air limbah kota, pembersihan lingkungan, dan pengolahan limbah industri.

“Nanoplastik berukuran puluhan hingga ratusan nanometer telah muncul sebagai ancaman lingkungan baru, tetapi metode berbasis filter kesulitan untuk menghilangkannya,” kata Dr. Chung. “Ini menawarkan cara untuk membersihkan kontaminan ultra-halus dengan cepat dan efisien,” imbuh dia.

Penelitian ini didukung oleh Yayasan Penelitian Nasional Korea dan Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi, dan diterbitkan secara daring di Jurnal Manajemen Lingkungan edisi 24 Desember. ils/The Korea Herald/ANN/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.