Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mempercepat Pengerukan Sedimentasi Sungai Pascabanjir Denpasar

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Mempercepat Pengerukan Sedimentasi Sungai Pascabanjir Denpasar Doc: Antara

Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar terus mempercepat upaya pengerukan sedimentasi sungai pascabanjir yang beberapa waktu lalu melanda beberapa wilayah di Kota Denpasar.

Selain fokus pada penanganan korban dan perbaikan bangunan yang terdampak, Pemkot Denpasar juga menggenjot pengerukan sedimentasi di berbagai titik yang terkena banjir di sepanjang Sungai Tukad Badung, Denpasar, Rabu.

Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar AA Ngurah Bagus Airawata menyatakan pengerukan sedimentasi menjadi prioritas utama dalam upaya pemulihan pascabanjir.

"Kami terus mempercepat pengerukan sedimentasi di berbagai titik yang terkena banjir. Ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi drainase dan mencegah terjadinya banjir susulan," ungkapnya.

Dia menjelaskan pengerukan sedimentasi ini dilakukan di beberapa titik yang terkena banjir, termasuk di saluran drainase dan sungai.

Petugas Dinas PUPR Kota Denpasar bekerja keras untuk membersihkan sedimentasi yang menumpuk dan menghalangi aliran air.

Ia menambahkan, Pemkot Denpasar juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat proses pengerukan sedimentasi.

"Kami bekerja sama dengan masyarakat dan pihak terkait lainnya untuk memastikan bahwa pengerukan sedimentasi dapat dilakukan dengan efektif dan efisien," katanya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Pemkot Denpasar juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi musim hujan yang masih berlangsung.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi musim hujan yang masih berlangsung. Jika terjadi keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi pihak terkait untuk mendapatkan bantuan," katanya.

Dia meyakini dengan upaya keras dan koordinasi yang baik, Pemkot Denpasar optimis dapat memulihkan kondisi pasca banjir dan mengembalikan kenyamanan serta keamanan bagi masyarakat.

"Pengerukan sedimentasi yang terus dipercepat diharapkan dapat mengurangi risiko banjir susulan dan membuat masyarakat merasa lebih aman," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Dibayangi Risiko Global, 11 juni 2025

43 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Dibayangi Risiko Global, 11...

PSIM Yogyakarta Lepas Penyerang Asing Deri Corfe

51 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
PSIM Yogyakarta Lepas Penye...
Luar Negeri
AS Lancarkan Serangan Baru ...
Nasional
Mentan Dukung Program Beras...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp75.700/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pembukaan Piala Dunia Bakal Spektakuler dari Tiga Stadion, Meksiko Siap Gulung Afrika Selatan

Pembukaan Piala Dunia Bakal Spektakuler dari Tiga Stadion, Meksiko Siap Gulung Afrika Selatan

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.