Hampir 1.000 Pendaki Terjebak Badai Salju di Gunung Everest

Senin, 06 Okt 2025, 02:41 WIB
BEIJING - Hampir 1.000 orang dilaporkan telah terjebak badai salju telah melumpuhkan para pendaki di sisi Tibet Gunung Everest. Tenda-tenda rusak tepat di bawah base camp lereng utara, dengan korban jiwa dilaporkan dan jalur penyelamatan awalnya terblokir.
China Central Television (CCTV) mengatakan, 350 pendaki telah diselamatkan dari kondisi badai salju di sisi Tibet Gunung Everest pada hari Minggu (5/10) dan bahwa kontak telah dibuat dengan lebih dari 200 orang yang tetap berada di kamp dan akan dibawa ke kota kecil Qudang secara berkelompok.
Dilansirboleh DW (Deutsche Welle) Media pemerintah Tiongkok Jimu News sebelumnya melaporkan bahwa sekitar 1.000 pendaki gunung terjebak di lokasi tepat di bawah base camp di sisi utara Gunung Everest.
Jimu mengatakan para pendaki berada di kamp yang terletak di ketinggian sekitar 4.900 meter (16.076 kaki).
Laporan CCTV tidak menyebutkan apakah pemandu lokal dan staf pendukung telah ditemukan.
Tenda-tenda dilaporkan rusak dan berita tentang korban jiwa juga telah disebutkan, meskipun sejauh ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Meskipun upaya penyelamatan sedang dilakukan, upaya tersebut terhambat oleh salju lebat dan angin kencang yang terus-menerus.
Hujan salju terus berlanjut sejak Jumat, menurut perusahaan tur lokal yang menghentikan penjualan tiket ke daerah tersebut Sabtu malam.
Penduduk setempat telah dikerahkan untuk membantu membersihkan salju yang menghalangi akses ke kamp.
Negara tetangga Nepal juga dilanda hujan lebat, disertai tanah longsor dan banjir bandang yang menewaskan puluhan orang di seberang perbatasan.
Everest adalah gunung tertinggi di Bumi, dengan puncaknya mencapai 8.848 meter di atas permukaan laut .
Gunung ini juga mematikan, telah merenggut nyawa ratusan pendaki sejak Tenzing Norgay dan Edmund Hillary pertama kali mendaki puncaknya pada tahun 1953.
  • Gunung Everest

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.