Tragedi di Freeport: Tiga Jenazah Ditemukan, Tim Penyelamat Terus Beraksi
📅 Minggu, 05 Okt 2025, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ HO-PT Freeport Indonesia
JAKARTA – Tim Tanggap Darurat PT Freeport Indonesia (PTFI) mengevakuasi tiga jenazah pekerja tambang yang terjebak di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Mimika, Papua Tengah, Minggu (5/10), dan penyelamatan terus berlanjut untuk menemukan seluruh pekerja.
“Atas nama pribadi dan perusahaan, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang telah berada di Tembagapura sejak 14 September 2025 lalu. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi kekuatan dan ketabahan bagi kita semua,” ujar Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, dikonfirmasi dari Jakarta, Minggu (5/10).
Ketiga jenazah tersebut ditemukan pada rentang waktu yang berbeda, yaitu pada sekitar pukul 12.00 WIT ditemukan satu rekan kerja dan pada sekitar pukul 16.53 WIT ditemukan dua rekan kerja.
Proses identifikasi oleh tim medis dan tim kepolisian mengonfirmasi bahwa pekerja yang ditemukan pada sekitar pukul 12.00 WIT adalah Victor Bastida Ballesteros, seorang warga negara Republik Chili yang adalah karyawan PT Redpath Indonesia.
Sementara dua pekerja yang ditemukan pada sekitar pukul 16.53 WIT masih melalui proses identifikasi oleh tim medis dan tim kepolisian.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Selain rekan kerja, mereka adalah bagian dari keluarga besar Freeport. Kehilangan ini membawa duka yang mendalam bagi kita semua,” ucap Tony.
Tony Wenas menjelaskan bahwa penemuan ini menjadi kemajuan penting, namun upaya penyelamatan masih terus dilakukan untuk menemukan seluruh pekerja yang terjebak.
PT Freeport Indonesia memastikan pendampingan penuh bagi seluruh keluarga pekerja yang telah berpulang, serta dukungan penuh terhadap proses identifikasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Longsor lumpur bijih basah terjadi di area tambang bawah tanah di kawasan Grasberg Block Cave (GBC) Extraction 28-30 Panel, Tembagapura, Kabupaten Mimika, pada Senin, 8 September 2025 malam sekitar pukul 22.00 WIT.
Hampir seluruh karyawan berhasil dievakuasi, kecuali tujuh orang yang terperangkap di dalam. Pada Sabtu (20/9), tim penyelamat berhasil menemukan dua orang yang terperangkap tersebut.
Dengan demikian, hingga Minggu (5/10), tim penyelamat berhasil menemukan lima pekerja yang terperangkap.
Upaya penyelamatan korban tambang Freeport menunjukkan bahwa koordinasi cepat antara tim evakuasi, pihak perusahaan, dan aparat setempat menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat.
Meski kondisi di lokasi penuh tantangan, aksi sigap ini berhasil menekan risiko lebih besar dan memberi harapan bagi para korban.
Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja yang ketat dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana industri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!