- Home
-
- Megapolitan
-
- Gubernur Banten Minta Pemd...
Gubernur Banten Minta Pemda Tanggung Renteng BPJS Atasi Sampah
Minggu, 05 Okt 2025, 07:10 WIBSERANG â Gubernur Banten, Andra Soni, meminta agar seluruh pemerintah daerah (pemda) ikut bertanggung renteng pada dua isu penting yang perlu segera ditangani secara serius, yakni pembiayaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan pengelolaan sampah.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya membebankan persoalan itu pada pemerintah provinsi (pemprov).
âPrinsipnya harus tanggung renteng, baik antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota, juga bersama masyarakat. Soal BPJS misalnya, prinsip dasarnya adalah gotong royong. Jadi tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga ada partisipasi mandiri dari masyarakat dan pegawai,â kata Andra Soni, di Serang, Sabtu (4/10).
Menurutnya, komitmen Pemprov Banten menjaga universal health coverage perlu diperkuat dengan koordinasi lintas daerah, mengingat kemampuan fiskal antarwilayah berbeda.
âPemerintah provinsi tetap berkomitmen menjaga universal health coverage di Banten, namun koordinasi lintas daerah perlu diperkuat, apalagi ada perbedaan kemampuan fiskal antarwilayah,â ujarnya.
Selain kesehatan, Andra juga menyoroti persoalan sampah yang hingga kini belum terselesaikan. Ia menyebut rencana investasi pengolahan sampah menjadi energi listrik harus dikaji ulang, terutama terkait rencana pembangunan tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) regional.
âKita tidak boleh hanya memindahkan masalah. Kasus penolakan di Pandeglang harus menjadi pelajaran, karena itu, kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar sampah bisa dikelola dengan baik sekaligus dimanfaatkan menjadi energi,â ujar dia.
Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, menambahkan bahwa pembangunan Banten masih berjalan lambat. Ia menekankan perlunya percepatan di sejumlah sektor prioritas.
âKalau sesuai harapan, kalau sudah 25 tahun, harusnya lebih bagus. Tapi masih lambat. Insya Allah ke depan kita harus sprint,â katanya.
Dimyati menegaskan kebijakan pembangunan ke depan harus fokus pada pendidikan, kesehatan, lapangan pekerjaan, dan investasi.
âJangan sampai anggaran yang ada itu seperti menyiram garam di tengah laut, jadi tidak berasa. Itu harus jelas, fokus. Ada skala pendidikan yang saya lihat bagus, misalnya Bang Andra, pembangunan jalan desa. Sehingga pertumbuhan masyarakat di desa tumbuh bagus, dan gap bisa terkurangi,â ujarnya.
Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim, mengingatkan pentingnya memperkuat kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan seluruh komponen masyarakat.
âCatatan kami hanya satu, bahwa kolaborasi dan kebersamaan harus kita perkuat dalam rangka sinergi membangun Provinsi Banten,â katanya pula.
Ia menambahkan, penguatan legislasi juga sedang disiapkan DPRD melalui perda tentang lingkungan.
âSalah satunya adalah agar investasi dan pertumbuhan ekonomi, termasuk ruang terbuka untuk pekerja, selaras dengan arah pembangunan,â ujarnya lagi.
- BPJS Kesehatan
- Gubernur Banten Andra Soni
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kembalikan Fungsi Trotoar, Pemerintah Kota Makassar Tertibkan PKL Liar
-
Langit Abu Dhabi Lumpuh Total Imbas Serangan Iran
-
Gubernur Banten Andra Soni Nikmati Laksa Bareng 1.552 Warga di Seba Badui
-
Dukungan RI untuk Solusi Dua Negara
-
Thomas Djiwandono Resmi Menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia
-
Meriah dan Penuh Kebersamaan, Lomba Panahan Warnai HUT ke-80 TNI AU di Lanud Sjamsudin Noor
-
Duet Maut Lintas Negara! Gloria/Terry Menggila di Jerman, Chemistry "Kilat" Berbuah Kemenangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.