Gubernur Pramono Resmikan Taman Bugar, Warga Jakarta Kini Punya Fasilitas Olahraga Baru

Rabu, 01 Okt 2025, 14:15 WIB

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Taman Bugar di Kelurahan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Selasa (30/9). Acara peresmian turut dihadiri Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Fajar Sauri; Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto; dan Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Herdiyanto Kenneth.

Peresmian dilakukan secara simbolis melalui penandatanganan prasasti dan penanaman pohon Kedoya oleh Gubernur Pramono. Pohon Kedoya menjadi simbol pelestarian sejarah dan lingkungan sekaligus ikon budaya Betawi di Jakarta.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Gubernur Pramono menyebut Taman Bugar merupakan hasil reses legislatif yang dieksekusi Pemprov DKI Jakarta sebagai fasilitas umum untuk berolahraga dan rekreasi warga. Taman ini diharapkan bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat setempat.

"Keberadaan taman ini adalah hasil reses dari salah satu anggota legislatif (Herdiyanto Kenneth). Ini adalah bentuk kolaborasi antara Pemprov DKI dengan DPRD yang akhirnya terwujud. Awalnya, saya sendiri yang mengusulkan taman ini menjadi Taman Bugar. Saya berharap, masyarakat yang ada di sini bisa memanfaatkan fasilitas yang dimiliki oleh daerah ini secara bebas dan menjaganya bersama," ujar Gubernur Pramono.

Saat meninjau taman, Gubernur Pramono berinteraksi dengan anak-anak yang sedang berlatih futsal. Ia menyampaikan rasa senangnya melihat fasilitas umum ini bisa dimanfaatkan secara produktif tanpa dipungut biaya.

"Dan saya senang tadi anak-anak yang sedang latihan futsal, saya tanyakan kepada mereka, apakah bermain di sini dipungut biaya atau tidak? Ternyata tidak. Kedua, seminggu bisa berapa kali main? Mereka bilang, antara empat sampai lima kali. Ini menggambarkan, taman ini memberikan manfaat bagi mereka," kata Gubernur Pramono.

Taman Bugar yang dibangun di lahan seluas 2.156 meter persegi ini dilengkapi fasilitas lapangan multifungsi, jogging track, outdoor fitness, playground, area parkir, bangunan serbaguna, dan tempat duduk untuk pengunjung. Gubernur berharap taman ini menjadi contoh kolaborasi positif antara eksekutif dan legislatif.

"Mudah-mudahan bentuk kolaborasi ini bisa menjadi contoh di mana saja, di mana fasos/fasum yang bisa dimanfaatkan, sehingga bermanfaat secara maksimal bagi masyarakat. Harapan saya, yang paling penting, fasilitas yang bagus ini harus dirawat dengan baik, dan mudah-mudahan bermanfaat bagi warga yang ada di tempat ini," pungkasnya.

Selain Taman Bugar, Pemprov DKI Jakarta juga menata dan membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di 93 lokasi di seluruh Jakarta. Total luas RTH yang dibangun dan ditata mencapai 40 hektare, terdiri dari 21 lokasi pembangunan baru dan 72 lokasi penataan RTH.

Sebaran lokasi pembangunan dan penataan RTH sepanjang 2025 meliputi Jakarta Utara 10 lokasi, Jakarta Timur 27 lokasi, Jakarta Barat 10 lokasi, Jakarta Pusat 11 lokasi, dan Jakarta Selatan 33 lokasi. Upaya ini menunjukkan komitmen Pemprov DKI dalam menyediakan ruang publik yang berkualitas dan ramah lingkungan.

Dengan adanya Taman Bugar, warga Jakarta Barat kini memiliki sarana olahraga dan rekreasi yang modern. Taman ini diharapkan dapat menjadi pusat interaksi sosial, meningkatkan kualitas hidup warga, dan menumbuhkan kesadaran pelestarian lingkungan serta budaya lokal Betawi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.