- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ibu Kota Ingin Miliki Bart...
Ibu Kota Ingin Miliki Bartender Berstandar Asean
Jumat, 25 Sep 2026, 03:55 WIBJAKARTA â Tak dapat dipungkiri, gaya minum kopi, terutama di kalangan muda, benar- benar tengah naik daun. Situasi ini harus disikapi dengan melahirkan bartender berstandar Asean.
Untuk itu, Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (P4Ekraf) menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Skema Food and Beverage Bartender Tahun 2026.
Pelatihan diselenggarakan di Sparks Life Hotel, Jakarta Barat 22-25 September. Pelatihan diikuti 40 peserta pilihan dari kalangan pelaku usaha dan tenaga kerja industri beverage service Jakarta. Kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan pasar industri perhotelan, restoran, dan kafe modern.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kurikulum yang diterapkan dalam pelatihan kali ini telah mengacu pada Toolbox Asean. Ini merupakan standar tertinggi pendidikan dan pelatihan pariwisata di kawasan Asia Tenggara.
Para peserta dibekali dengan berbagai materi inti selama empat hari pelaksanaan pelatihan. Ada teknik pembuatan dan penyajian minuman. Kemudian, operasional bar, keselamatan dan kebersihan kerja. Demikian juga pelayanan yang bertanggung jawab terhadap minuman beralkohol.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Jakarta, Andhika Permata, mengatakan, pentingnya peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal dalam mendukung Jakarta sebagai destinasi pariwisata global. Dia menyampaikan, peran seorang bartender saat ini telah berkembang menjadi profesi layanan garis depan. Hal ini menuntut standar keahlian tinggi. Ini mulai dari penguasaan teknis, pemahaman standar pelayanan, hingga kemampuan berkomunikasi dengan standar internasional.
Kegiatan ini, menurutnya, ingin memastikan SDM pariwisata Jakarta memiliki daya saing yang tinggi, profesional, dan siap memberikan layanan terbaik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta, Endrati Fariani, menjelaskan, kegiatan pelatihan dan sertifikasi bartender ini menjadi bagian dari komitmen dalam mendorong perluasan kesempatan kerja. Selain itu, juga untuk mengembangkan karier profesional di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Endrati menambahkan, program tersebut juga difokuskan untuk meningkatkan kualitas layanan. Jadi, di sini ada peningkatan keterampilan teknis dan kesiapan sertifikasi BNSP. âSelain itu, kami juga menyisipkan materi penunjang untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota inklusif dan ramah bagi semua kalangan,â jelas Endrati.
Dia merinci program pelatihan. Pada tanggal 22â24 September diisi pelatihan dan praktik. Kemudian diakhiri dengan Uji Kompetensi Sertifikasi BNSP 25 September. Untuk sertifikasi, bekerja sama Bhatara Tunas Perkasa School dan LSP Hotel Restoran.
Harapannya, mereka bisa menjadi standar baru tenaga kerja profesional industri perhotelan dan restoran ÂJakarta. wid/G-1
Berita Terkait:
-
Meksiko Upayakan Dialog dengan AS Demi Selamatkan Krisis Energi Kuba
-
Presiden Prabowo Subianto Teken Perpres, Potongan Ojol Dipangkas Jadi 8 Persen
-
Dari Omzet Rp800 Ribu Jadi Rp12 Juta, Kisah Mustahik Baznas yang Sukses Kembangkan Usaha
-
Pemprov Jateng Jemput Warganya di Taman Mini untuk Mudik
-
Kebakaran Hutan Mengamuk di Eropa, Cuaca Panas dan Kering Jadi Penyebabnya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.