• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Google Resmi Luncurkan Gem...

Google Resmi Luncurkan Gemini di Aplikasi Google Home, Begini Cara Dapat Akses Duluan

Rabu, 29 Okt 2025, 20:00 WIB

JAKARTA – Google akhirnya resmi menggulirkan integrasi Gemini ke dalam aplikasi Google Home, langkah besar yang menghubungkan kecerdasan buatan langsung dengan sistem rumah pintar. Peluncuran ini menandai era baru kendali rumah berbasis AI yang lebih intuitif, cepat, dan cerdas.

Menurut laporan, peluncuran Gemini di Google Home dimulai secara bertahap dan saat ini tersedia untuk sebagian pengguna yang terdaftar dalam program akses awal. Google mengonfirmasi bahwa fitur ini akan diperluas ke lebih banyak pengguna dalam beberapa minggu ke depan.

Ket. Foto: — Sumber: Google

Dengan kehadiran Gemini, pengguna bisa mengontrol berbagai perangkat rumah pintar hanya melalui perintah suara yang lebih alami. Teknologi ini juga memungkinkan interaksi dua arah, di mana Gemini dapat memahami konteks percakapan dan memberikan respons yang lebih akurat dibanding Asisten Google sebelumnya.

“Gemini akan membawa pengalaman rumah pintar ke level yang belum pernah ada sebelumnya,” kata juru bicara Google kepada TechRadar. “Kami ingin pengguna bisa berinteraksi dengan perangkat mereka seperti berbicara dengan seseorang di rumah.”

Integrasi ini mencakup perangkat seperti lampu pintar, kamera keamanan, speaker, termostat, hingga perangkat hiburan seperti Chromecast. Semua bisa dikendalikan melalui satu ekosistem terpadu di aplikasi Google Home dengan bantuan Gemini.

Bagi pengguna yang ingin mencoba lebih awal, Google memberikan opsi pendaftaran melalui program Public Preview. Setelah mendaftar, pengguna akan mendapat notifikasi pembaruan di aplikasi Home yang menandakan bahwa fitur Gemini sudah aktif.

Untuk memeriksa apakah Anda mendapat akses awal, buka aplikasi Google Home di ponsel, lalu masuk ke menu Settings > Public Preview. Jika fitur tersedia, Anda akan melihat opsi untuk mengaktifkan integrasi Gemini dan mulai menggunakannya.

Pengguna yang sudah mencobanya melaporkan peningkatan signifikan dalam kecepatan respon dan kecerdasan konteks. Gemini mampu memahami instruksi kompleks seperti “nyalakan lampu ruang tamu dan atur musik santai di ruang keluarga,” lalu menjalankan semuanya sekaligus tanpa kesalahan.

Selain itu, Google juga mengumumkan bahwa Gemini akan terintegrasi lebih dalam dengan perangkat Pixel dan Nest Hub. Hal ini memungkinkan pengguna mengakses informasi rumah, cuaca, jadwal, dan notifikasi perangkat pintar hanya dengan satu perintah suara.

“Bayangkan Anda mengatakan ‘Gemini, saya akan tidur,’ dan sistem otomatis mematikan lampu, mengunci pintu, serta menyalakan alarm keamanan,” ujar perwakilan Google. “Inilah visi rumah pintar yang benar-benar memahami kebutuhan penggunanya.”

Integrasi ini juga membuka jalan bagi personalisasi berbasis AI, di mana Gemini dapat mempelajari rutinitas pengguna untuk menyesuaikan tindakan secara otomatis. Misalnya, mengatur suhu ruangan setiap pagi atau menyalakan lampu di waktu tertentu tanpa perintah langsung.

Meskipun masih dalam tahap uji coba, banyak analis menilai peluncuran ini sebagai langkah besar dalam evolusi Google Home. Teknologi AI yang dibawa Gemini dinilai jauh melampaui sistem asisten digital tradisional yang selama ini hanya mampu menjalankan perintah sederhana.

Namun, beberapa pengguna menyuarakan kekhawatiran tentang privasi dan keamanan data. Google menegaskan bahwa semua interaksi dengan Gemini di Google Home akan diproses dengan standar enkripsi tinggi dan pengguna tetap memiliki kendali penuh atas data mereka.

“Kami memahami kepercayaan pengguna adalah hal utama,” kata juru bicara Google. “Setiap data tetap aman dan dapat dihapus kapan pun oleh pengguna.”

Dalam waktu dekat, Google berencana memperluas kemampuan Gemini di Google Home agar bisa terhubung dengan layanan pihak ketiga seperti Spotify, Philips Hue, dan Samsung SmartThings. Hal ini diharapkan menjadikan ekosistem rumah pintar Google semakin lengkap dan fleksibel.

Peluncuran Gemini ini menjadi bagian dari strategi besar Google untuk menjadikan AI sebagai inti dari setiap produk dan layanan mereka. Setelah sukses di perangkat Pixel dan Workspace, kini giliran rumah pengguna yang akan “dipintarkan” oleh kecerdasan buatan tersebut.

Dengan integrasi Gemini di Google Home, pengguna kini bisa merasakan pengalaman rumah pintar yang lebih manusiawi dan efisien. AI bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan asisten pribadi yang benar-benar memahami gaya hidup pemilik rumah.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.