Eddy Soeparno Ingatkan soal Krisis Iklim yang Melanda, Perlu Mitigasi Nyata, Bukan Sekadar Adaptasi
Rabu, 01 Okt 2025, 08:00 WIBJAKARTA â Indonesia saat ini dinilai tidak lagi menghadapi perubahan iklim, melainkan sudah berada dalam fase krisis iklim. Adaptasi saja tidak cukup untuk menghadapi kondisi tersebut, melainkan diperlukan langkah mitigasi yang lebih proaktif.
âStatusnya sudah krisis iklim, satu langkah sebelum bencana iklim. Karena itu, adaptasi saja tidak cukup. Kita harus melakukan mitigasi nyata,â ujar Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno di Ruang Delegasi Nusantara V Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, terkait pre-launching acara International & Indonesia CCS Forum (ICCSF) bersama dengan Emil Salim Institute.
Eddy mencontohkan, suhu udara di berbagai wilayah Indonesia kini semakin ekstrem. Di Nusa Tenggara Timur (NTT) tercatat mencapai 38 derajat Celsius, Semarang 35 derajat Celsius, dan Jakarta 34 derajat Celsius. Kondisi ini membuat musim hujan dan kemarau sulit diprediksi, sehingga memengaruhi sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Ia juga menyinggung fenomena mencairnya salju abadi di Pegunungan Cartenz, Papua, yang kini tersisa hanya 5 persen dibandingkan 50 tahun lalu. âImi menjadi alarm serius bahwa planet sedang berada dalam kondisi krisis,â kata politisi dari Partai Amanat Nasionional (PAN) itu.
Di sisi regulasi, Eddy mengungkapkan MPR bersama DPR terus mendorong penguatan payung hukum terkait isu lingkungan. Salah satunya dengan pembahasan Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Terbarukan, serta RUU Pengelolaan Perubahan Iklim yang masuk dalam Prolegnas prioritas.
âKita ingin transisi energi bisa berjalan sistematis, sekaligus menuntaskan regulasi tentang pengelolaan perubahan iklim agar ada landasan hukum yang jelas,â kata Eddy.
Ia berharap, perhelatan Indonesia Climate Change Forum (ICCF) yang akan berlangsung 21â23 Oktober mendatang dapat memperluas kesadaran publik mengenai bahaya krisis iklim.
âMenuju Indonesia Emas 2045 hanya bisa tercapai bila kita menjaga udara, air, hutan, dan seluruh anugerah alam yang diberikan Ibu Pertiwi,â pungkasnya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Komoditi pinang pascabencana di Palembayan
-
Antisipasi Macet di Musim Hujan, Pramono Ajak Warga Jakarta Gunakan Transportasi Umum
-
Persija vs Arema FC: Ambisi Mauricio Souza Kejar Puncak Klasemen
-
Atap Bocor, Plafon Gedung SDN 05 Pademangan Timur Ambrol Saat Siswa Sarapan MBG
-
Google Siapkan Fitur Avatar 3D di Gemini Android, Wajah Digital Siap Gantikan Kamera Asli
-
Dubes Uni Emirat Arab Temui Pimpinan MPR Eddy Soeparno Tindak Lanjuti Perluasan Kerja Sama Bidang Energi Terbarukan
-
Mudik Gratis! Pertamina Berangkatkan 5.000 Lebih Peserta dalam Program Mudik Bareng 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.