BTN Catat Laba Rp2 Triliun, Kredit Tembus Rp375 Triliun! Apa Rahasianya?
📅 Selasa, 30 Sep 2025, 16:55 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-BTN
JAKARTA -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatat kinerja positif hingga Agustus 2025. Kredit tembus 375,37 triliun rupiah, tumbuh 5,66 persen year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 355,26 triliun rupiah, sementara laba bersih melesat 10,48 persen menjadi 2 triliun rupiah.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan perseroan membidik pertumbuhan kredit di kisaran 7 persen hingga 9 persen pada akhir 2025.
Dengan berbagai kebijakan pemerintah yang mendukung sektor perbankan dan properti, sekaligus transformasi bisnis BTN, Nixon meyakini realisasi pertumbuhan kredit mendekati batas atas, yakni 9 persen.
“Targetnya tetap sama, 7-9 persen, tapi kemungkinan bisa benar-benar mencapai 9 persen (pertumbuhan kredit pada akhir 2025),” kata Nixon.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sedangkan dari sisi penghimpunan dana masyarakat, dana pihak ketiga (DPK) BTN tumbuh 7,37 persen yoy dari 373,88 triliun rupiah pada Agustus 2024 menjadi 401,45 triliun rupiah per Agustus 2025.
Dengan kinerja tersebut, ia mengatakan aset BTN per Agustus 2025 mencapai 481,84 triliun rupiah atau tumbuh 5,58 persen yoy dari 456,37 triliun rupiah di akhir Agustus 2024.
Adapun laba bersih BTN tumbuh 10,48 persen yoy menjadi sekitar 2 triliun rupiah per Agustus 2025 dari 1,80 triliun rupiah pada bulan yang sama di tahun sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara industri, berdasarkan data Bank Indonesia (BI), ia mengatakan kredit yang disalurkan perbankan pada Agustus 2025 tumbuh sebesar 7,0 persen yoy mencapai 7.966,1 triliun rupiah.
Meski sedikit meningkat dibanding bulan sebelumnya, bank sentral menilai pertumbuhan kredit secara industri masih belum kuat.
Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi mencatatkan pertumbuhan tertinggi yakni sebesar 13,0 persen yoy. Sedangkan kredit konsumsi dan kredit modal kerja masing-masing tumbuh sebesar 7,7 persen yoy dan 3,0 persen yoy.
Adapun kredit properti tumbuh 4,6 persen yoy, lebih tinggi dari bulan Juli 2025 yang sebesar 4,3 persen yoy. Pertumbuhan kredit properti itu, lanjutnya, dikontribusikan dari kredit KPR dan KPR yang tumbuh 7,1 persen yoy dan kredit real estate tumbuh 5,2 persen yoy.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!