Kerap Jadi Pintu Masuk Barang Selundupan, Kaltara Bakal Disulap Jadi Pintu Ekspor Komoditas Pertanian
Senin, 29 Sep 2025, 17:41 WIBTARAKAN - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah menjadikan Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai lumbung pangan nasional sekaligus pintu ekspor komoditas strategis ke negara tetangga Malaysia. Hal ini disampaikan saat kunjungan kerja ke Tarakan, Senin (29/9), di mana Mentan Amran memantau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) beras SPHP dan membuka Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kaltara tahun 2025.
Menurut Mentan Amran, posisi geografis Kaltara yang berbatasan langsung dengan Malaysia adalah bonus strategis yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan nilai tambah ekonomi petani. Ia menyebut, komoditas seperti jagung, kakao, kelapa, dan kopi sangat potensial dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri maupun diekspor ke negara tetangga.
âDulu perbatasan identik dengan selundupan pangan. Sekarang kita ubah paradigma, bukan lagi menjaga selundupan, tetapi menanam sendiri komoditas strategis yang dibutuhkan. Inilah pertahanan pangan sekaligus peluang ekspor terbaik bagi Indonesia,â kata Amran.
Mentan Amran menambahkan bahwa dukungan pemerintah sangat besar untuk mendorong pengembangan pertanian di wilayah perbatasan. Tahun ini, pemerintah menyiapkan tambahan anggaran 9,95 triliun rupiah untuk perluasan tanam hingga 880 ribu hektare di seluruh Indonesia, serta dukungan pembiayaan perbankan 89 triliun rupiah dan KUR pertanian lebih dari 100 triliun rupiah.
âTahun depan, anggaran pertanian reguler mencapai 40 triliun rupiah, terbesar dalam sejarah. Ini bukti nyata keberpihakan Presiden Prabowo Subianto kepada sektor pertanian,â tegasnya.
Mentan Amran juga menekankan bahwa dengan berbagai program strategis yang dijalankan, cita-cita swasembada pangan dapat segera diwujudkan.
âIndonesia seperti janji Bapak Presiden, awal kita swasembada 4 tahun, kemudian 3 tahun, kemudian 1 tahun. InsyaAllah kalau tidak ada aral melintang, 3 bulan ke depan kita bisa umumkan bahwa Indonesia swasembada dalam waktu yang sangat singkat,â harapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, mengapresiasi penuh langkah dan perhatian Mentan Amran. Menurutnya, perhatian pemerintah pusat akan mempercepat terwujudnya Kaltara sebagai pusat pangan dan ekspor komoditas unggulan.
âKami berterima kasih atas dukungan yang luar biasa dari Bapak Menteri. Semoga petani semakin berjaya dan sejahtera dalam mewujudkan Kaltara sebagai lumbung pangan nasional sekaligus pusat komoditas ekspor,â pungkasnya.
- Komoditas Pertanian
- Kementerian Pertanian
- Kawasan Perbatasan
- Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Berhasil! Program 6.500 Ayam Petelur di Kaltara Mulai Panen, Ketahanan Pangan Makin Kuat
-
Tak Langsung Bertarung di Pengadilan, Apple Buka Ruang Negosiasi dengan Departemen Kehakiman AS
-
Kirab Bendera Merah Putih 2.026 Meter Digelar di Kaltara, Libatkan 1.000 Peserta
-
Vietjet Buka Promosi Tiket Mulai Rp0, Ada Diskon hingga 50 Persen
-
Pusat PVTPP Perkuat Pendampingan Perizinan Pupuk bagi UMKM di Sukabumi
-
Pemerintah Kabupaten Bekasi Minta Pendidik Lindungi Anak dari Bahaya Internet
-
Wali Kota Bogor Ajak Generasi Muda Miliki Wawasan Global Hadapi Tantangan Masa Depan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.