Gauff Jaga Asa Pertahankan Gelar China Open
Senin, 29 Sep 2025, 07:57 WIBBEIJING, TIONGKOK â Juara bertahan Coco Gauff harus melalui laga melelahkan hampir tiga jam untuk menjaga peluang mempertahankan gelar China Open. Petenis Amerika Serikat berusia 21 tahun itu menyingkirkan Leylah Fernandez dengan skor ketat 6-4, 4-6, 7-5, Minggu (28/9) malam waktu setempat.
"Saya melakukan apa yang diperlukan untuk menang hari ini," ujar Gauff usai pertandingan. "Laga ini sangat fisik, kami saling berbalas pukulan sepanjang pertandingan."
Gauff sempat menguasai set pertama, namun Fernandez bangkit di set kedua untuk memaksa partai penentuan. Petenis Kanada peringkat 25 dunia bahkan menyelamatkan satu match point di kedudukan 5-5. Namun, Gauff akhirnya memastikan kemenangan setelah pukulan lawannya membentur net.
Dengan hasil ini, peringkat tiga dunia itu akan menghadapi pemenang duel antara Belinda Bencic (Swiss) dan petenis kualifikasi asal Australia, Priscilla Hon, demi tiket perempat final.
Di sektor putra, petenis Italia Lorenzo Musetti menjadi sorotan setelah menyampaikan permintaan maaf publik atas ledakan emosinya terhadap penonton yang batuk di laga sebelumnya. Musetti, 23 tahun, menyampaikan permohonan maaf dalam bahasa Inggris setelah mengalahkan Adrian Mannarino (Prancis) 6-3, 6-3 dan melaju ke perempat final.
âSaya benar-benar memahami sudut pandang kalian dan saya menyesali apa yang saya katakan serta lakukan. Jadi, maaf, terima kasih sudah mengerti,â ucap Musetti. Meski begitu, permintaan maaf tersebut tidak diterjemahkan oleh pewawancara ke dalam bahasa Mandarin, sehingga banyak penonton hanya mendengar komentar singkatnya soal pertandingan.
Hasil mengejutkan hadir di sektor putri saat petenis Jerman Eva Lys, peringkat 66 dunia, menumbangkan unggulan kesepuluh sekaligus juara Wimbledon 2022, Elena Rybakina. Lys menang 6-3, 1-6, 6-4 untuk meraih kemenangan pertamanya atas lawan top-10. "Saya berusaha meraih kemenangan melawan top-10 sepanjang tahun ini. Akhirnya tercapai juga, saya sangat bahagia," kata Lys, 23 tahun.
Turnamen WTA 1000 ini menempatkan Iga Swiatek (Polandia) sebagai unggulan utama setelah Aryna Sabalenka (Belarusia), peringkat satu dunia, mundur. Sementara itu, di sektor putra, unggulan teratas adalah Jannik Sinner (Italia) pada turnamen ATP 500 yang digelar bersamaan.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Benarkah Orangtua Dapat Bergantung pada PP Tunas agar Anak Tak Gila Gadget
-
Tim Gabungan Dikerahkan untuk Bersihkan Sampah Pantai Baro Gebang Cirebon
-
Sopir Angkot Puncak Dilarang Narik Empat Hari Saat Libur Lebaran, Dapat Kompensasi Rp800 Ribu/Orang
-
KPK Gerak Cepat! Fadia Arafiq Jadi Tersangka Usai OTT
-
Pemasangan batu bronjong sungai Batang Air Dingin pascabencana
-
Rooney Minta Dowman Tak Terburu-Buru Mengejar Puncak Prestasi
-
Singkirkan Fernandez, Janice Tjen Melaju ke 16 Besar Dubai Open 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.