Menteri Kelautan dan Perikanan Tekankan Percepatan Program Strategis Ekonomi Biru

Kamis, 25 Sep 2025, 14:48 WIB

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan adanya percepatan program strategis ekonomi biru melalui pengawasan ketat, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir berkelanjutan.

“Tantangan sektor kelautan dan perikanan sangat dinamis, mulai dari pengelolaan sumber daya alam, implementasi ekonomi biru, hingga adaptasi terhadap perubahan iklim,” kata Trenggono saat melantik dua pejabat tinggi madya di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta, Rabu (25/9).

Ket. Foto: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono — Sumber: antara foto

Dalam pelantikan itu, Ade Tajudin Sutiawarman dipercaya menjabat sebagai Inspektur Jenderal, sementara Lotharia Latif ditetapkan sebagai Direktur Jenderal Perikanan Tangkap.

Trenggono menekankan pelantikan itu menjadi langkah penting untuk mempercepat realisasi program strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Ia menegaskan, Inspektorat Jenderal memiliki peran krusial dalam mengawal pengawasan internal, menjaga efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas program serta memastikan setiap kebijakan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Oleh karena itu, pengawasan yang cermat dan evaluasi berkelanjutan sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, kepada Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Menteri Trenggono menegaskan peran strategis sektor ini dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong kesejahteraan nelayan.

Program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) diharapkan menjadi simpul pertumbuhan ekonomi baru berbasis masyarakat pesisir yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Trenggono meminta kedua pejabat yang baru dilantik agar segera menjalankan tugas dan fungsi masing-masing serta memastikan pelaksanaan rencana aksi di lapangan.

“Segera ambil langkah strategis untuk mendukung program prioritas bidang kelautan dan perikanan, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” tegas Trenggono.

Transformasi Digital

Sebelumnya, KKP juga memperkuat pasar produk perikanan dari masyarakat pesisir melalui pemasaran digital, sehingga nelayan dapat menjangkau konsumen domestik maupun mancanegara.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP) KKP I Nyoman Radiarta mengatakan pihaknya terus mendorong transformasi digital di sektor kelautan dan perikanan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi biru dan penguatan ketahanan pangan nasional.

"Salah satu langkah konkret adalah penyelenggaraan pelatihan digital marketing bagi masyarakat pesisir, yang digelar secara daring oleh BPPSDMKP melalui Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan atau Puslat KP," kata Nyoman dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Dia menyampaikan pelatihan itu diikuti 483 peserta yang merupakan hasil kolaborasi antara BPPSDMKP KKP dan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI),difasilitasi oleh Unit Pelaksana Teknis Puslat KP bersama Kesatuan Pelajar, Pemuda, dan Mahasiswa Pesisir Indonesia (KPPMPI).

Nyoman mengatakan pemasaran digital adalah jembatan agar produk perikanan Indonesia dapat menjangkau pasar domestik maupun mancanegara.

"Kami berharap pelatihan ini melahirkan pelaku usaha yang kreatif, melek teknologi, dan mampu mendukung kemandirian pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujar Nyoman.

Sementara itu Kepala Puslat KP KKP Lilly Aprilya Pregiwati menambahkan materi pelatihan dirancang aplikatif dan sesuai kebutuhan industri, mencakup pembuatan konten promosi yang menarik, strategi optimalisasi media sosial, hingga praktik membuka toko daring di lokapasar.

"Targetnya, kelak para peserta bisa langsung mengimplementasikan keterampilan ini untuk meningkatkan penjualan produk perikanan," kata Lilly.

Nantinya, lanjut dia, selain pemasaran digital, pelatihan juga menekankan pentingnya mutu dan keamanan produk perikanan agar dapat memenuhi standar nasional dan internasional, sejalan dengan agenda pemerintah mewujud

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.