BNPB Uji Fungsi dan Efektivitas Lima Sensor Peringatan Dini Banjir di Banda Aceh

Senin, 27 Apr 2026, 18:14 WIB

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memanfaatkan momentum puncak Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) 2026 untuk menguji fungsi dan efektivitas lima sensor sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) banjir yang terpasang di sejumlah sungai di Kota Banda Aceh.

Kepala BNPB, Suharyanto dalam keterangannya di Jakarta, Senin (27/4), mengatakan bahwa pengujian teknologi ini bertujuan untuk memastikan alat berfungsi optimal dan dapat memberikan tanda bahaya yang akurat kepada masyarakat.

Ket. Foto: Sejumlah warga didampingi relawan dan tim gabungan dari unsur TNI/Polri serta berbagai instansi pemerintah bergerak mengikuti jalur evakuasi dalam simulasi bencana banjir yang digelar serentak sebagai bagian dari puncak peringatan HKB 2026 di Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh, Minggu (26/4). — Sumber: ANTARA/HO-BNPB

"Uji coba ini dilakukan untuk menguji sejauh mana alat EWS ini berfungsi dan bermanfaat bagi masyarakat. Kita harus pastikan alat peringatan dini ini benar-benar terhubung dengan pusat kendali di BPBD," kata dia.

Suharyanto menjelaskan bahwa teknologi EWS pemberian BNPB tersebut bekerja dengan mendeteksi kenaikan debit air sungai secara real-time, saat tinggi muka air mencapai level waspada, sensor akan mengirimkan data ke dasbor BPBD Kota Banda Aceh yang kemudian memicu aktivasi sirine evakuasi bagi warga.

Dalam simulasi yang digelar dari Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Minggu (26/4) tersebut, sirine yang terpasang di Kantor Kecamatan Baiturrahman berhasil diaktifkan tepat pukul 10.00 WIB sebagai tanda warga harus segera menuju ke Tempat Evakuasi Sementara (TES).

Selain di titik pemukiman, pengujian juga dilakukan di area publik, seperti kawasan car free day (CFD) untuk membiasakan warga merespons informasi bencana saat berada di luar rumah.

"Kesiapsiagaan bencana bukan hanya sekadar memiliki alat, namun memastikan alat itu berfungsi. Selain itu, masyarakat juga harus paham peran dan cara menyelamatkan diri saat mendengar sinyal dari alat tersebut," kata dia.

Sekretariat HKB 2026 mencatat simulasi pengujian alat peringatan dini ini diikuti oleh sedikitnya 291.000 peserta yang tersebar di 34 provinsi, dengan menyesuaikan jenis kerawanan bencana di wilayah masing-masing.

"Peningkatan kesadaran ini harus dipelihara, karena bencana bisa datang setiap saat. HKB bukan seremoni, tapi pengingat agar alat dan perilaku masyarakat selalu siap," kata Suharyanto.

Suharyanto berharap risiko jatuhnya korban jiwa dapat diminimalisasi melalui pemberian waktu evakuasi yang lebih cepat bagi masyarakat di daerah aliran sungai dari hadirnya infrastruktur EWS Banda Aceh. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

Koperasi Harus Bangkit! Fokus Kembangkan Bisnis Jadi Kunci Kemajuan

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

Film "Oki & Nirmala", bawa Kembali Kenangan Pembaca Majalah Bobo ke Negeri Dongeng

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

Malang Resmi Jadi Kota Kreatif! Menteri Ekraf Beri Syarat Penting: Wajib Buka Lapangan Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.