Indef: Belanja Negara Perlu Dipercepat untuk Dorong Kredit Bank

Selasa, 27 Jan 2026, 07:25 WIB

JAKARTA - Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M Rizal Taufikurahman mengatakan pemerintah perlu mempercepat realisasi belanja negara untuk meningkatkan penyaluran kredit perbankan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

Ia mengatakan momentum perayaan bagi umat Muslim tersebut biasanya mampu mendorong permintaan kredit perbankan, tapi nilai penyaluran pada periode Ramadhan dan Idul Fitri pada tahun 2026 diproyeksikan tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya.

Ket. Foto: Rupiah melemah atas Dollar AS. — Sumber: antara foto

“Penyaluran kredit perbankan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026 diperkirakan masih mencatatkan pertumbuhan, meskipun tidak sekuat periode musiman pada tahun-tahun sebelumnya,” kata M Rizal Taufikurahman saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Senin (26/1). 

Ia mengatakan permintaan kredit pada periode tersebut biasanya banyak didorong oleh kebutuhan konsumsi rumah tangga dan peningkatan aktivitas usaha, sehingga meningkatkan kredit pada segmen konsumsi dan pembiayaan perdagangan.

“Namun, peningkatan tersebut berpotensi tertahan oleh sikap kehati-hatian perbankan dalam mengelola risiko, serta kecenderungan pelaku usaha dan masyarakat yang lebih berhitung dalam menambah kewajiban pembiayaan,” ujar dia.

Rizal mengatakan di tengah penurunan tipis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Desember 2025 menjadi 123,5 dari 124 pada bulan sebelumnya, serta kondisi daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih, kebijakan pemerintah berperan penting untuk memperkuat permintaan kredit pada kuartal I 2026.

Selain mempercepat realisasi belanja negara, ia mengatakan pemerintah juga perlu memperkuat program bantuan yang bersifat produktif serta meningkatkan dukungan fiskal bagi UMKM dan sektor usaha penyerap tenaga kerja agar dapat memperbaiki likuiditas dan prospek pendapatan masyarakat.

“Pada saat yang sama, koordinasi dengan otoritas moneter dan kebijakan makroprudensial perlu diarahkan untuk memberi ruang pembiayaan yang lebih kondusif bagi sektor produktif, sehingga pertumbuhan kredit tidak hanya bersifat temporer, tetapi berkontribusi pada pemulihan ekonomi yang lebih berkesinambungan,” katanya menambahkan. 

Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa kredit perbankan pada 2025 tumbuh sebesar 9,69 persen (year-on-year/yoy), masih berada dalam kisaran prakiraan Bank Indonesia yang sebesar 8-11 persen (yoy).

Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi pada 2025 masing-masing sebesar 21,06 persen (yoy), 4,52 persen (yoy), dan 6,58 persen (yoy).

BI pun mengajak para pelaku usaha untuk melakukan ekspansi atas usaha mereka dengan memanfaatkan fasilitas pinjaman yang belum digunakan (undisbursed loan) yang tercatat mencapai Rp2,44 kuadriliun pada Desember 2025, atau 22,12 persen dari plafon kredit yang tersedia.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

Koperasi Harus Bangkit! Fokus Kembangkan Bisnis Jadi Kunci Kemajuan

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

Film "Oki & Nirmala", bawa Kembali Kenangan Pembaca Majalah Bobo ke Negeri Dongeng

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

Malang Resmi Jadi Kota Kreatif! Menteri Ekraf Beri Syarat Penting: Wajib Buka Lapangan Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.