Ini kata BGN: Sampel Menu MBG Diperiksa Sebelum Didistribusikan
Kamis, 25 Sep 2025, 15:45 WIBKabupaten Tangerang -- Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahwa proses pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh sampel menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Tangerang, Banten.
Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Tangerang Priyo di Tangerang, Kamis, mengatakan pengecekan sampel menu MBG ini dilakukan sebagai antisipasi adanya makanan tak layak konsumsi.
"Kita setiap hari ada sampel menu untuk disimpan dari kita (untuk dicek). Bilamana ada kasus keracunan bisa dicek dari sampel itu," katanya.
Ia menerangkan tim BGN sebagai pengawas melakukan monitoring secara ketat untuk memastikan keamanan dari menu MBG tersebut sebelum dilakukan pendistribusian ke sekolah-sekolah penerima.
Dimana, katanya, pemeriksaan kebersihan hingga kandungan gizi pada makanan itu dilakukan di setiap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
"Dari dapur kita bener cek, mulai dari pengolahannya, dari penerimaan bahan bakunya dan kebersihan bahan bakunya harus diperhatikan, jangan sampai lalai," katanya.
Ia mengatakan tim pengawas juga saat ini telah menekankan kepada jajaran satuan pelayanan pemenuhan gizi agar bisa memperbaiki dan memperketat pola memasak sesuai standar yang berlaku.
"Untuk pastinya kita sudah ada beberapa SPPG yang sudah ada sertifikat layak higenis dan sanitasi. Pastinya ada program dari BGN dan Dinkes untuk pembuat itu," ujarnya.
Dalam merespons banyaknya kasus keracunan dari MBG di beberapa daerah, pihaknya mengimbau kepada para guru maupun penerima manfaat untuk segera melaporkan ke pihaknya agar ketika ditemukan makanan tidak layak konsumsi jajaran pengelola SPPG dapat segera melakukan penanganan dan mengganti menu makan yang aman dan layak.
"Bilamana ada menu yang kurang baik jangan dikonsumsi, diimbau ke guru piket yang menerima di hari itu agar tidak dikonsumsi bila menu yang disajikan kurang baik, langsung infokan ke dapur," tuturnya.
Priyo menambahkan untuk jumlah SPPG yang tercatat beroperasi di Kabupaten Tangerang sebanyak 90 unit dapur. Sementara berdasarkan data Dinas Pendidikan, penerima manfaat MBG sebanyak 479.317 siswa dari jenjang SD dan SMP swasta maupun negeri.
- Menu MBG
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Upaya Menggali Potensi dan Kreatifitas Lewat Porseni Pondok Pesantren 2025
-
Perayaan Imlek 2577 Kongzili/2026 Diharapkan Wakil Menteri Ekraf jadi Cerminan Kebersamaan Beragam Agama di Indonesia
-
Bakhour Usmonov Dinobatkan Sebagai Juara Dunia Kelas Ringan WBA
-
IHSG di Persimpangan, Selasa (19/8): Pasar Tunggu Kejutan dari RDG BI
-
AS Bakal Cek Ulang Pemegang Green Card dari 19 Negara Pasca Penembakan Dua Anggota Garda Nasional
-
Ketahanan Pangan Bukan Isu Teknis, Tapi Soal Kelangsungan Negara!
-
Akademisi Nilai Penertiban Parkir Toko Swalayan sebagai Langkah Tegas Pemkot Surabaya Lindungi Warga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.