Gandaria Utara Gelar Lomba “Detektif Lingkungan”, Ajak Warga Buru Sampah demi Lingkungan

Kamis, 13 Agu 2026, 07:08 WIB

JAKARTA - Semarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 2026, pengurus RT 11/RW 07, Kelurahan Gandaria Utara, Jakarta Selatan menyelenggarakan lomba “Detektif Lingkungan” untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah perkotaan.

“Kita selenggarakan “Detektif Lingkungan” untuk anak-anak maupun dewasa. Ini agar anak-anak tahu, bahwa melakukan detektif enggak cuma mencatat, melakukan monitoring, tapi juga langsung melakukan eksekusi saat ada sampah. Jadi itu menjadi penilaian kita,” kata Ketua RT 11/RW 07 Gandaria Utara Imam Basori kepada wartawan di Jakarta, Rabu (12/8).

Ket. Foto: Anak kecil menyetorkan sampah ke petugas kompos keliling di RT 11/RW 07, Kelurahan Gandaria Utara, Jakarta Selatan, Rabu (12/8). — Sumber: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Imam mengatakan lomba tersebut menjadi bagian dari pendekatan edukatif kepada masyarakat agar tidak hanya mengetahui pentingnya menjaga kebersihan, tetapi juga memahami dan melakukan penanganan sampah secara langsung.

Nantinya, peserta tidak hanya diminta mencatat atau melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan, tetapi juga melakukan tindakan ketika menemukan sampah.

Menurut dia, lomba tersebut sengaja dirancang berbeda dari perlombaan pada umumnya karena mengedepankan unsur edukasi lingkungan.

“Jadi nanti ada hal-hal yang kita coba pendekatan buat anak-anak dengan bentuk lomba, enggak cuma lomba seperti yang sebelum-sebelumnya. Kita mencoba pendekatannya yang sifatnya untuk edukasi,” ucapnya.

Selain “Detektif Lingkungan”, pihaknya juga akan mengikuti “Battle Pilah Sampah” untuk meningkatkan pemahaman mengenai jenis-jenis sampah.

Melalui lomba tersebut, masyarakat akan diajak mengenali sampah organik, anorganik, bahan berbahaya dan beracun (B3), serta residu secara langsung.

“Jadi masyarakat jadi bisa memahami secara langsung praktik dalam bentuk lomba,” katanya.

Ia mengatakan edukasi melalui praktik diperlukan karena sebelumnya masih ditemukan sampah yang belum terpilah dengan baik. Namun, setelah dilakukan praktik pemilahan di rumah masing-masing melalui program jemput bola, masyarakat mulai memahami jenis sampah.

Dalam perlombaan tersebut, apresiasi juga diberikan untuk mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Salah satu hadiah yang disiapkan berupa sepeda sebagai apresiasi.

Menurut dia, hadiah tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan dan kesadaran masyarakat untuk terlibat dalam menjaga lingkungan. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.