- Home
-
- Megapolitan
-
- Wali Kota Bogor dan Dirut ...
Wali Kota Bogor dan Dirut KAI Bahas Pengembangan Transportasi Massal
Selasa, 23 Sep 2025, 16:00 WIBBOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, ke Kota Bogor.
Hal tersebut disampaikannya saat pertemuan bersama Dirut PT KAI di Tourist Information Center (TIC) Alun-Alun Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Senin (22/9).
Wali Kota Dedie Rachim menyampaikan bahwa pertemuan ini membuka harapan baru bagi pengembangan transportasi massal di Kota Bogor. Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menyiapkan lahan seluas 1,6 hektare di Sukaresmi untuk dijadikan stoplet kereta.
Lokasi ini diproyeksikan menjadi titik transit bagi penumpang dari wilayah barat dan utara Bogor, seperti Leuwiliang, Jasinga, Dramaga, Ciluer, hingga Cibuluh, sehingga tidak harus masuk hingga pusat kota.
âStoplet ini untuk membagi penumpang yang datang dari wilayah barat dan utara Bogor, sehingga tidak perlu lagi masuk sampai ke alun-alun tengah kota,â jelas Wali Kota Dedie Rachim.
Ia juga menyampaikan bahwa selain sebagai titik transit, stoplet Sukaresmi dapat digunakan sebagai stasiun khusus pengangkutan hasil bumi wilayah Bogor Barat dan Utara, termasuk Kabupaten Bogor.
âDi wilayah Kabupaten Bogor kan masih banyak sekali para petani yang menghasilkan hasil bumi, nah kalau disiapkan sebuah tempat untuk akses angkutan sampai dengan ke Jakarta tentu ini akan sangat baik,â ucap dia.
Wali Kota Dedie Rachim juga mengusulkan pemanfaatan lahan di sekitar Stasiun Bogor, khususnya di Jalan Nyi Raja Permas, untuk dikembangkan menjadi sentra kuliner.
âKalau kita bisa siapkan sentra kuliner yang representatif, maka perjalanan kereta yang berangkat dari Bogor ke Jakarta akan diimbangi dengan kedatangan wisatawan ke Bogor untuk menikmati kuliner, apalagi lokasinya berdekatan dengan stasiun dan alun-alun,â tutur dia.
Tak hanya itu, Wali Kota Dedie Rachim menyebut adanya rencana untuk memperpanjang jalur KRL, tidak hanya berhenti di Stasiun Bogor, tetapi juga ke arah selatan Bogor hingga Sukabumi.
Sementara itu, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menilai diskusi dengan Wali Kota Bogor berlangsung produktif dan komprehensif.
âTadi kami diskusi banyak dengan Pak Wali, kita berdiskusi untuk peningkatan layanan di Kota Bogor ini. Kita juga melihat bahwa potensi ke depannya itu besar sekali, tidak hanya potensi kenaikan penumpang, tapi juga ada potensi angkutan barang,â ujar dia.
Bobby menyampaikan bahwa PT KAI akan mengkaji lebih lanjut rencana pemanfaatan lahan Sukaresmi dari sisi teknis maupun komersial dan akan melaporkan kembali terkait penggunaan lahan 1,6 hektare tersebut.
Ia juga menambahkan, pihaknya meninjau langsung sky bridge yang menghubungkan Stasiun Bogor dan Stasiun Paledang.
Bobby menjelaskan, saat ini Stasiun Paledang baru melayani kereta lokal, namun ke depan tidak menutup kemungkinan untuk melayani kereta komuter.
âRencana kami Stasiun Paledang yang sekarang hanya melayani kereta lokal, ada kemungkinan untuk melayani kereta komuter juga kedepannya. Nanti kita lihat dan kita tinjau lagi, yang penting bagi kami adalah tingkat keselamatan bagi penumpang itu patokan kita,â pungkas dia. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
KAI Tambah Ketersediaan, 73.772 Kursi Kereta Api Jarak Jauh Disiapkan
-
Pemerintah Kota Bogor Terus Pantau Kualitas Udara Dampak Abu Vulkanik
-
Tiga Kapal ASDP Perkuat Konektivitas dan Pariwisata Danau Sentani
-
Perjuangan Belum Usai! Dua Petenis Indonesia Rebut Tiket Final Kualifikasi ITF M15 Bali
-
Festival Sepak Bola Rakyat Rampung, GGN & Coca-Cola Sasar 5 Kota
-
BNPB Catat Sejumlah Karhutla pada 20-21 Agustus 2026, Siagakan Tim Pemadam
-
YKK ASAO Kids Football Clinic Kembali ke Indonesia untuk Edisi ke-30, Berkolaborasi dengan Real Madrid Foundation
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.