Menteri PPPA Dorong Pesantren Ciptakan Lingkungan Aman bagi Para Santri
Selasa, 23 Sep 2025, 15:15 WIBJAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mendorong pesantren memberikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi para santri. Hal ini dilakukan mencegah terjadinya kekerasan seperti perundungan, sehingga para santri dapat belajar dan tumbuh secara optimal.
âKami mencatat masih banyak terjadi kasus kekerasan, utamanya pada anak-anak di usia remaja. Masih banyak kasus kekerasan pada anak yang terjadi baik di rumah maupun di lingkungan sekolah dan sekitarnya, disebabkan oleh relasi kuasa, yaitu kondisi dimana terdapat hubungan antara dua pihak yang tidak setara,â kata Arifah Fauzi dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (23/9).
Karena itu, Arifah mengajak masyarakat untuk berperan sebagai pelopor sekaligus pelapor dalam melindungi anak. Ia menekankan pentingnya melaporkan setiap tindakan kekerasan terhadap anak kepada pihak berwenang.
Sementara, Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan peran strategis madrasah dan pesantren dalam melahirkan generasi bangsa yang cerdas akal dan kuat spiritual. Ia juga mengajak orang tua untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak melalui pesantren.
âPesantren bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat menanamkan akhlak mulia. Doa anak saleh menjadi hadiah berharga bagi orang tua, bahkan hingga di akhirat,â kata Menteri Agama. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Rudi Garcia: Belgia Siapkan Penampilan Terbaik Hadapi Spanyol
-
Marshall Bawa Milton A.N.C. ke Indonesia, Tawarkan Audio Premium untuk Mobilitas Tinggi
-
Komisi III DPRD Jabar Desak PT Jasa Sarana Tutup Usaha Merugi, Selamatkan Aset Daerah.
-
Pertamina Bantu Masyarakat Prasejahtera Penuhi Kebutuhan Pokok melalui Pasar Murah
-
Industri sepatu rumahan kualitas ekspor di Malang
-
Kemenperin Fasilitasi Transformasi Digital Sektor Farmasi
-
BPJS Kesehatan Menanti Perpres dan Kucuran Dana Rp20 Triliun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.