Pemkot Bandung Siapkan Cigondewah Jadi Magnet Wisata Tekstil dan Kuliner

Minggu, 30 Agu 2026, 15:27 WIB

BANDUNG - Kecamatan Bandung Kulon mendorong kawasan Kawasan Tekstil Cigondewah (KTC) menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat yang memadukan belanja tekstil, kuliner dan ekonomi kreatif. Upaya ini diharapkan mampu menghidupkan kembali geliat perekonomian UMKM di tiga wilayah Cigondewah, yakni Cigondewah Rahayu, Cigondewah Kidul, dan Cigondewah Kaler.

Hal tersebut disampaikan Camat Bandung Kulon, Jajang Afifudin, saat meresmikan Festival Menenun Harmoni Merajut Ekonomi di KTC Kota Bandung, Sabtu (27/8) lalu.

Ket. Foto: — Sumber: Humas Kota Bandung

Jajang mengatakan, kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk membangkitkan kembali KTC sebagai pusat ekonomi masyarakat yang memiliki potensi besar di sektor tekstil dan wisata lokal.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini ekonomi Cigondewah ke depan semakin berkembang. Semua UMKM di Bandung Kulon, khususnya Cigondewah Rahayu, Kidul, dan Kaler bisa tumbuh dan semakin dikenal masyarakat,” kata Jajang.

Menurut dia, KTC memiliki keunggulan sebagai sentra tekstil yang dapat dipadukan dengan wisata kuliner. Ia mengusulkan agar kawasan tersebut rutin menggelar kegiatan kuliner, terutama pada sore hingga malam hari sehingga mampu menarik lebih banyak pengunjung. Konsep tersebut diharapkan menjadi daya tarik baru bagi warga Kota Bandung maupun wisatawan dari luar kota.

“Orang datang ke sini bukan hanya untuk membeli kain tetapi juga menikmati kuliner. Kalau belanja online kan hanya melihat gambar, sedangkan datang langsung ke Cigondewah bisa memilih dan merasakan kualitas kain sekaligus menikmati suasana kawasan,” ujar dia.

Jajang juga mengajak Karang Taruna, pelaku UMKM dan pengelola KTC untuk mengadakan agenda mingguan yang menghadirkan pelaku kuliner dari tiga kelurahan di Cigondewah secara bergiliran.

Dengan cara itu, KTC diharapkan kembali ramai seperti masa kejayaannya sebagai pusat perdagangan tekstil di Kota Bandung.

Jajang mengungkapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah mulai memberikan perhatian terhadap pengembangan KTC. Sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas Koperasi dan UKM yanh telah meninjau kawasan tersebut.

Ke depan, ia berharap lebih banyak organisasi perangkat daerah yang terlibat, khususnya dinas yang membidangi pariwisata, perdagangan dan ekonomi kreatif.

“Kami ingin kawasan tekstil Cigondewah mendapat dukungan lebih luas agar kembali hidup dan menjadi destinasi ekonomi kreatif yang membanggakan Kota Bandung,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Jajang juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Bandung Kulon menjadi wilayah yang lebih tertata dan maju. Ia mengatakan pembangunan tidak bisa dilakukan pemerintah saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Membangun Bandung Kulon tidak bisa dilakukan camat dan lurah sendiri. Kami membutuhkan dukungan warga agar kawasan Cigondewah semakin rapi, maju dan perekonomiannya terus tumbuh,” ucap dia.

Sementara itu Lurah Cigondewah Rahayu, Iwan Rohendi, mengapresiasi kolaborasi Karang Taruna, masyarakat dan pengelola KTC dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menyebut momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI dan menjelang Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) menjadi semangat untuk menggerakkan generasi muda agar berkontribusi dalam pembangunan ekonomi di wilayahnya.

“Alhamdulillah generasi-generasi penerus bangsa ini mudah-mudahan bisa menjadi semangat baru untuk pembangunan ekonomi di kewilayahan,” ujar Iwan.

Iwan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk Dinas Koperasi dan UKM, pengelola KTC, kader, dan warga Cigondewah Rahayu yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut dia, sinergi antara pemerintah, komunitas dan pelaku usaha menjadi modal penting untuk mengembangkan KTC sebagai pusat ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis masyarakat di Kota Bandung.

“Kolaborasi ini bisa menjadi modal untuk mengembangkan KTC dan Cigondewah sebagai pusat ekonomi kreatif dan pariwisata di Kota Bandung,” tutur dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.