Duterte Didakwa dengan Tiga Tuduhan Kejahatan terhadap Kemanusiaan

Selasa, 23 Sep 2025, 12:35 WIB

DEN HAAG - Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mendakwa mantan presiden Filipina Rodrigo Duterte dengan tiga tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan, menuduhnya terlibat dalam setidaknya 76 pembunuhan sebagai bagian dari "perang melawan narkoba".

Lembar dakwaan yang telah disunting secara ekstensif tertanggal 4 Juli namun baru dipublikasikan pada hari Senin (22/9), memaparkan tuduhan terhadap mantan pemimpin berusia 80 tahun yang saat ini ditahan ICC di Den Haag.

Ket. Foto: Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte menjalani sidang secara daring di Pengadilan Kriminal Internasional, Senin. — Sumber: pcij.org

Dakwaan pertama menyangkut dugaan keterlibatannya sebagai pelaku bersama dalam 19 pembunuhan yang dilakukan antara tahun 2013 dan 2016 saat Duterte menjabat sebagai wali kota Davao City.

Dakwaan kedua terkait dengan 14 pembunuhan terhadap apa yang disebut "Target Bernilai Tinggi" pada tahun 2016 dan 2017 saat Duterte menjabat sebagai presiden.

Dan dakwaan ketiga adalah sekitar 43 pembunuhan yang dilakukan selama operasi "pembersihan" terhadap terduga pengguna atau pengedar narkoba tingkat rendah.

Jaksa menuduh kejadian ini terjadi di seluruh Filipina antara tahun 2016 dan 2018.

"Skala viktimisasi yang sebenarnya selama periode yang didakwakan jauh lebih besar, sebagaimana tercermin dalam sifat serangan yang meluas," kata jaksa ICC.

"Serangan itu mencakup ribuan pembunuhan, yang dilakukan secara konsisten sepanjang periode dakwaan," kata mereka.

Tuduhan terhadap Duterte bermula dari kampanye melawan pengguna dan pengedar narkoba yang menurut kelompok hak asasi manusia telah menewaskan ribuan orang.

Surat perintah penangkapan yang dikeluarkan untuk Duterte pada tanggal 7 Maret berisi satu tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan yang berkaitan dengan 43 dugaan pembunuhan.

Dakwaan jaksa diajukan pada malam menjelang jadwal kehadiran Duterte di ICC untuk mendengarkan tuduhan terhadapnya.

Namun sidang tersebut ditunda karena pengadilan mempertimbangkan apakah Duterte layak untuk mendengarkan dakwaan tersebut.

Pengacaranya Nicholas Kaufman mengatakan kliennya tidak dapat diadili "karena gangguan kognitif di banyak bidang".

Kaufman telah mendesak ICC untuk menunda proses terhadap Duterte tanpa batas waktu.

Duterte ditangkap di Manila pada 11 Maret lalu, diterbangkan ke Belanda pada malam yang sama dan sejak saat itu ditahan di unit penahanan ICC di Penjara Scheveningen.

Pada sidang pertamanya, ia hadir melalui tautan video, tampak linglung dan lemah, hampir tidak berbicara.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.