- Home
-
- Luar Negeri
-
- Denmark Siap Akui Negara P...
Denmark Siap Akui Negara Palestina Namun Bersyarat
Selasa, 23 Sep 2025, 20:22 WIBISTANBUL - Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen dan Menteri Luar Negeri Belanda David van Weel, Senin (22/9) menyatakan bahwa kedua negara siap mengakui Negara Palestina dengan syarat-syarat tertentu.
Pernyataan itu disampaikan keduanya dalam Konferensi Internasional Tingkat Tinggi tentang Penyelesaian Isu Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara yang digelar di bawah naungan PBB dengan dipimpin Prancis dan Arab Saudi.
Van Weel menekankan perlunya menghentikan âperang mengerikanâ di Jalur Gaza serta membalikkan situasi yang semakin memburuk di Tepi Barat yang diduduki. Ia menambahkan, Belanda telah mengambil langkah di tingkat nasional maupun Eropa untuk mendorong perubahan sikap Israel.
Menurutnya, otoritas Palestina yang sah dan demokratis dengan kendali penuh atas wilayahnya sangat penting bagi terwujudnya negara Palestina yang layak.
Ia juga menegaskan bahwa Hamas tidak boleh memiliki peran dalam pemerintahan Palestina di masa depan, serta menuntut pembebasan sandera dan perlucutan senjata kelompok tersebut, dengan menekankan bahwa setiap solusi harus âmenjamin keamanan Israel.â
âBelanda akan mengakui Negara Palestina pada tahap selanjutnya, sebagai bagian dari proses politik yang harus dimulai sekarang,â ujar Van Weel.
Sementara itu, Rasmussen menyatakan perang di Gaza telah menimbulkan âbencana kemanusiaan dalam skala tak tertahankan,â sementara Tel Aviv terus memperluas operasi militernya. Ia mendesak Israel segera menghentikan serangan dan mengubah arah kebijakan.
Ia menambahkan, solusi dua negara menghadapi tantangan yang semakin berat akibat perluasan permukiman ilegal Israel serta ancaman aneksasi Gaza dan Tepi Barat.
âKunci pengakuan Negara Palestina seharusnya tidak lagi berada di tangan pemerintah Israel,â kata Rasmussen. âKuncinyaâ harus berada di tangan rakyat Palestina.
Rasmussen menegaskan, Denmark siap mengakui Palestina sebagai negara setelah terpenuhi sejumlah syarat, yaitu pembebasan sandera Israel, perlucutan senjata Hamas, dan tidak adanya peran Hamas di Gaza.
Ia menambahkan, jika ada kemajuan lebih lanjut dalam agenda reformasi Otoritas Palestina serta jaminan bahwa negara Palestina di masa depan akan bebas dari militerisasi, Denmark akan mengakui Palestina sebagai negara. Ant/Anadolu
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
BNPB Minta Pemda Siaga Mitigasi Bencana Jelang Tahun Baru
-
Ekonomi Sulit Masuk Level Ekspansif: Optimisme Tinggi, Realita Masih Tertatih
-
Kemandirian Pangan Bukan Sekadar Stok
-
Danantara dan Kemdiktisaintek Perkuat Riset Industri Semikonduktor
-
Solidaritas Nordik: Norwegia Tegaskan Greenland Bagian Tak Terpisahkan dari Denmark
-
Kabar Terbaru dari Iran: Mojtaba Khamenei Terluka Tapi Dalam Kondisi Baik
-
Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Pasang Mal dan Cor Drainase di Gotalamo.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.