Kolaborasi Hilirisasi Kopi Papua: Investasi Rasa, Panen Lapangan Kerja!

Senin, 22 Sep 2025, 10:30 WIB

JAYAPURA – Hilirisasi kopi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

Selama ini, sebagian besar kopi dijual dalam bentuk mentah, sehingga keuntungan terbesar justru dinikmati negara pengolah.

Ket. Foto: Salah satu pelaku usaha kopi Papua yang sedang mengikuti Festival Kopi Papua 2025 di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (20/9/2025). — Sumber: ANTARA/Qadri Pratiwi

Dengan mendorong hilirisasi, mulai dari pengolahan pascapanen, diversifikasi produk, hingga branding, nilai ekonomi kopi bisa berlipat ganda, membuka peluang ekspor produk jadi, dan menyerap lebih banyak tenaga kerja di sektor UMKM maupun industri kreatif.

Selain itu, hilirisasi juga memperkuat posisi petani dengan harga lebih stabil serta membuka ruang bagi inovasi produk lokal agar mampu menembus pasar premium dunia.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Biro Perekonomian setempat menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendorong hilirisasi kopi.

Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi Papua Andry, di Jayapura, Minggu (21/9), mengatakan langkah kolaborasi hilirisasi kopi ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk, tetapi juga membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat.

"Kopi saat ini bukan lagi hanya sekadar minuman pagi, tapi sudah menjadi bagian dari industri yang berkembang dan mampu menggerakkan ekonomi daerah,” katanya.

Menurut Andry, berdasarkan data dari Bank Indonesia, saat ini konsumsi kopi di masyarakat Kota Jayapura telah mencapai sekitar 18 ribu gelas per hari.

"Jika diasumsikan harga per gelas Rp10 ribu, maka perputaran nilai ekonomi dari kopi di Kota Jayapura saja bisa mencapai Rp180 juta setiap harinya oleh sebab itu hilirisasi kopi sangat perlu di dorong," ujarnya.

Dia menjelaskan dalam menghadirkan hilirisasi kopi, maka pihaknya tidak bisa sendiri melainkan butuh kolaborasi bersama baik dari pelaku perbankan, pengusaha lokal, dan masyarakat dengan begitu industri kopi Papua bisa tumbuh berkelanjutan.

"Kami di pemerintah akan mendukung dari sisi regulasi dan program, termasuk pelatihan pascapanen hingga promosi, namun di sisi lain juga harus ada peran dan pihak lainnya,” katanya lagi.

Dia menambahkan, untuk pengembangan kopi Papua pihaknya menilai sangat berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Meski tidak secara langsung, namun pertumbuhan ekonomi dari sektor kopi bisa berdampak pada sektor lain, mulai dari perdagangan, transportasi, hingga pajak daerah.

Sebelumnya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua telah menggelar Festival Kopi Papua yang ke-8 selama tiga hari dari 20-22 September 2025, di Kota Jayapura, Papua.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.