Pemkab Kudus Galakkan Tanam Pohon Antisipasi Bencana Hidrologi
Minggu, 21 Sep 2025, 12:33 WIBKUDUS â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, menggalakkan gerakan menanam pohon di berbagai wilayah, baik di kawasan pegunungan maupun dataran rendah, guna mengantisipasi menghadapi potensi bencana hidrologi, khususnya banjir saat musim hujan.
Bupati Kudus Samâani Intakoris di Kudus, Minggu (21/9), mengatakan penanaman pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, karena akar pohon bisa menyerap air ke dalam tanah, sementara daunnya menahan air hujan.
"Dengan begitu, aliran air bisa diperlambat sehingga tidak langsung membebani saluran," ujarnya.
Selain meminimalisasi banjir, penanaman pohon di lahan kritis juga diharapkan dapat memulihkan keseimbangan ekosistem. Bahkan, Pemkab Kudus mengimbau masyarakat maupun instansi mengganti ucapan ulang tahun Kota Kudus yang sebelumnya berbentuk styrofoam menjadi bibit pohon. Bibit tersebut nantinya akan dibagikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak yang membutuhkan.
Tidak hanya lewat penghijauan, Pemkab Kudus juga menyiapkan langkah lain berupa normalisasi sungai dan saluran air melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Langkah ini dilakukan untuk memperlancar aliran air ketika curah hujan tinggi.
"Kami juga berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang sudah melakukan normalisasi di beberapa aliran sungai besar, seperti Sungai Wulan, DAS Juwana, hingga Kali Juwono. Dengan begitu, aliran air bisa cepat menuju laut dan mengurangi risiko banjir," imbuh Sam'ani.
Pemkab Kudus juga menyiapkan mekanisme penanggulangan bencana melalui BPBD, Destana, serta Tagana di tiap desa. Fasilitas evakuasi hingga titik pengungsian pun sudah dipetakan. Masyarakat diimbau segera menghubungi layanan darurat 112 jika terjadi keadaan darurat.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus mendorong pengelolaan sampah agar tidak menumpuk di sungai.
"Sampah yang menyumbat aliran air menjadi salah satu penyebab banjir. Mulai 2026, setiap desa akan mendapatkan dukungan anggaran untuk pengelolaan sampah," ujarnya.
Sam'ani juga mengapresiasi peran sektor swasta seperti PT Djarum, Sukun, hingga Polytron yang turut membantu dalam pengelolaan sampah, termasuk penyerapan sampah organik untuk diolah kembali.
"Semoga langkah-langkah ini bisa menjadi antisipasi awal. Kita berharap hujan turun merata, aliran sungai lancar, dan Kudus terhindar dari bencana banjir," ujarnya.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mentrans Jamin Bantu Penuhi SHM Warga Transmigran Selaparang
-
Rapat Koordinasi DPR RI dan Pemerintah: Mempercepat Dana Tanggap Darurat untuk Pemulihan Pascabencana
-
Hasil Liga Italia: Juventus Kalahkan Napoli 3-0
-
Nelayan yang Hilang di Pantai Selatan Ditemukan Meninggal
-
Penyelenggaraan Festival Toleransi dan Budaya 2025
-
Prajurit TNI Diingatkan Menhan untuk Dekat dan Harmonis dengan Rakyat
-
Jadwal Final Piala Liga Inggris, Arsenal Siap Pecundangi City
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.