KKP Buka Kemitraan untuk Berbagai Proyek Strategis
Jumat, 19 Sep 2025, 14:00 WIBJAKARTA â Untuk kepentingan transformasi, maka ke depan peran pengawas intern bisa menjadi mitra konsultasi strategis untuk berbagai pelaksanaan program-program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Â "Langkah ini untuk mewujudkan kinerja positif kementerian yang berkelanjutan," kata Inspektur Jenderal KKP Lotharia Latif dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Dia menyampaikan setiap tahun kinerja Inspektorat Jenderal (Itjen) KKP dinilai oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dimana hasilnya sebagai bahan evaluasi internal tentang berbagai pencapaian Itjen, termasuk yang masih berproses. Harapannya tentu bisa terjadi perbaikan dari setiap evaluasi.
Dikatakan peran Itjen sangat penting sebagai garda terdepan dalam menjaga integritas dan akuntabilitas organisasi. Tanpa Itjen yang kuat, lanjutnya, sebuah instansi akan rentan terhadap penyalahgunaan wewenang, inefisiensi, dan praktik korupsi. "Dan tujuan organisasi maupun program-program prioritas nasional akan sulit tercapai," ujar Latif.
Dia mengaku saat ini pihaknya mulai mengarahkan bahwa keputusan dan strategi pengawasan didasarkan pada analisis data yang mendalam, yaitu salah satunya dengan menggunakan data untuk mengidentifikasi area risiko, mengukur kinerja, dan bahkan bisa memprediksi masalah di masa depan (foresight).
Pada pelaksanaannya, pengawasan dilakukan dengan strategi embedded advisorydan collaboration quality control-quality assurance dengan Unit Kerja Eselon I, dan pelaksanaan post audit sebagai bentuk perbaikan secara berkelanjutan (continuous improvement) serta sinergi pengawasan program prioritas antar instansi.
Melalui strategi tersebut, lanjut Larif, Itjen terus mendorong unit-unit kerja untuk melakukan perbaikan. Termasuk mendorong penerapan teknologi baru, penyederhanaan birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Nantinya, tambah Latif, jika Itjen sudah mencapai kapabilitas level 5 (optimizing) atau maksimal, berarti Itjen telah bertransformasi menjadi unit pengawasan yang modern, proaktif, terpercaya dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. "Hasilnya tata kelola pemerintahan di KKP berjalan dengan baik," imbuh Latif.
Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan agar Inspektorat Jenderal harus memberikan pengawasan secara berkelanjutan yang dapat mendeteksi adanya penyimpangan, mencegah tindak kecurangan dan meningkatkan kualitas pencapaian program KKP. Semua harus bergandengan tangan menekan kebocoran uang rakya. Sudah terlalu banyak menteri dan pejabat yang ditangkap KPK karena korup. Maka, kebocoran harus dihindari.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
KKP Gas Kejar Kredit Karbon! Latih SDM Validasi Karbon Biru Biar RI Nggak Kalah Saing
-
KKP Mau Bangun PLTA dari Arus Laut di Bali, Beroperasi 2029
-
Pascabencana, KKP Kebut Pemulihan Belasan Hektare Kolam Budi Daya di Padang Pariaman
-
Wali Kota Jakarta Timur Ajak Masyarakat Teladani Nilai Keikhlasan dan Peduli Lingkungan
-
Pejabat AS Ungkap Denuklirisasi Korut Jadi Prioritas Utama Pemerintahan Trump
-
Pemerintah Pastikan Jaga Harga Cabai Petani dan Stabilkan di Konsumen
-
Menerapkan Gaya Hidup Sehat Lewat Yoga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.