Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Situasi kembali Memanas, 24 Warga Kamboja Terluka Usai Bentrok dengan Tentara Thailand

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 21:32 WIB | Oleh:
Situasi kembali Memanas, 24 Warga Kamboja Terluka Usai Bentrok dengan Tentara Thailand Doc: AFP/STR/Getty Images
Ket. Perwakilan organisasi internasional melihat kawat berduri dan ban yang menurut Kamboja dipasang oleh militer Thailand di wilayah sengketa di sepanjang wilayah perbatasan.

ISTANBUL - Pemerintah Kamboja pada Rabu (17/9) melaporkan bahwa 24 warga negaranya terluka dalam bentrokan dengan tentara Thailand saat mencoba memasang pagar kawat berduri di sepanjang perbatasan.

Juru bicara Pen Bona mengatakan sejumlah warga sipil termasuk biksu Buddha mengalami luka atas insiden tersebut.

Bona mendesak Thailand untuk mempertahankan gencatan senjata yang dicapai pada Juli lalu, mengurangi ketegangan, dan "menghindari konfrontasi yang dapat meningkat menjadi kekerasan baru," menurut kantor berita Agence Kampuchea Press yang dikelola pemerintah.

Sementara itu, Gubernur provinsi Banteay Meanchey, Kamboja mengatakan pasukan Thailand menembakkan gas air mata dan peluru tajam di sepanjang perbatasan.

Warga yang sedang memasang kawat kemudian memprotes aksi tentara Thailand, yang menurut mereka melanggar batas wilayah Kamboja.

Kementerian Luar Negeri Thailand mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa semua tindakan yang dilakukan oleh pihak Thailand telah dilakukan dengan baik di dalam wilayah kedaulatannya, dan mengonfirmasi bahwa beberapa pejabat Thailand terluka dalam insiden tersebut.

Laporan sebelumnya menyebutkan dua tentara Thailand terluka.

Kementerian tersebut menyatakan pejabat Thailand bertindak sesuai praktik internasional, sekaligus meminta Kamboja menghentikan provokasi, ajakan protes, dan kerusuhan. Mereka juga diminta menahan diri dari tindakan yang memperburuk ketegangan, serta mencari solusi damai yang disepakati bersama demi meredakan konflik.

Gencatan senjata antara kedua negara tetangga di Asia Tenggara tersebut dicapai pada 28 Juli setelah sengketa perbatasan meningkat menjadi konflik bersenjata, yang mengakibatkan puluhan orang tewas dan terluka. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.