Mentan Targetkan RI Jadi Lumbung Pangan Dunia

Rabu, 17 Sep 2025, 01:00 WIB

Padang- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan Indonesia bertekad segera menjadi lumbung pangan dunia dengan intensifikasi ekspor ke negara yang sudah maju, bantuan kemanusiaan kepada yang tidak mampu, serta kebutuhan domestik.

"Mimpi kita ke depan Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia," kata Mentan Andi Amran Sulaiman di Padang, Sumatera Barat, Selasa (16/9).

Ket. Foto: Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian - Mimpi kita ke depan Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia. — Sumber: ANTARA/Abdan Syakura

Seperti dikutip dari Antara, Amran menyatakan pandangannya itu saat rapat koordinasi bersama Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Sumatera Barat dalam rangka percepatan target swasembada pangan yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Mentan mengatakan untuk mencapai target lumbung pangan dunia, pemerintah akan menempatkan lumbung pangan di wilayah timur Indonesia, dan diyakini akan menjadi lahan sawah penting di dunia ketika selesai dikerjakan.

Salah satu wilayah penempatan lumbung pangan yang telah dibuka dan akan terus dilanjutkan berada di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

"Di Merauke ada satu juta hektare. Ini terbesar dunia," tegasnya.

Dari kunjungan kementerian terkait ke Amerika Serikat beberapa waktu lalu, Brazil, Tiongkok dan Vietnam yang merupakan negara penyuplai beras ke Negari Paman Sam tersebut hanya memiliki lahan sawah sekitar 500 ribu hektare.

Secara umum, Amran mengatakan Indonesia merupakan negara yang sangat subur dan kaya sehingga sejatinya hanya membutuhkan aksi nyata untuk menciptakan lahan pangan bagi rakyatnya tanpa harus bergantung kepada negara lain.

Dalam arahannya kepada kepala daerah di Ranah Minang, Mentan mengatakan penguatan swasembada pangan yang massif juga perlu diterapkan untuk wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan yang sudah dibangun lumbung pangan.

Ia menjelaskan ketiga daerah tersebut dahulunya disebut tidak dapat tumbuh padi, namun faktanya setelah dilakukan bongkar lahan dan fokus pada proses bercocok tanam, ternyata mampu memberikan hasil yang cukup baik saat ini.

"Bahkan di Kalimantan Tengah, rawa yang dibongkar menjadi sawah terintegrasi untuk pelihara bebek, ayam dan seterusnya," kata dia.

Terkait mimpi menjadi lumbung pangan dunia, ia menambahkan sebenarnya Indonesia telah melakukan salah satunya dengan memberikan bantuan kemanusiaan kepada Palestina berupa 10.000 ton beras beberapa waktu lalu.

Kontribusi Pangan

Pada kesempatan itu, Amran memperkirakan tiga bulan ke depan atau tepatnya Desember 2025 Indonesia akan mencapai swasembada pangan setelah beberapa waktu terakhir masif menjalankan program nasional tersebut.

"Insyaallah mudah-mudahan jika tidak ada aral melintang tiga bulan ke depan, atau tahun depan kita sudah bisa swasembada pangan," katanya.

Menurut Amran, penting untuk melakukan hilirisasi sebab memiliki potensi luar biasa dan sangat besar termasuk ekspor bahan baku besar-besaran ke luar negeri.

Apalagi, sebagaimana diketahui peningkatan kontribusi pangan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) saat ini tertinggi berdasarkan data dari Menteri Keuangan dan Badan Pusat Statistik (BPS).

"Ini juga keinginan Bapak Presiden. Beliau efisien anggaran, efektif dan produktif. Dan sudah kita tunjukkan, kita buktikan di sektor pangan," kata dia.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan pada 2025 provinsi tersebut mendapatkan alokasi anggaran bantuan tambahan berupa bibit kelapa, jagung dan kopi dari Kementerian Pertanian.

Eks Wali Kota Padang itu mengatakan pemberian bibit tersebut merupakan komitmen Menteri Pertanian berdasarkan arahan Presiden Prabowo yang ingin menguatkan ketahanan pangan Indonesia merata di setiap provinsi.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.