LRT Jabodebek Ajak Seluruh Masyarakat Wujudkan Udara Bersih

Rabu, 17 Sep 2025, 14:58 WIB

JAKARTA - Peringatan Hari Ozon Sedunia pada 16 September menjadi momentum untuk mengingat pentingnya menjaga lapisan ozon. Momentum itu juga menegaskan perlunya upaya kolektif meningkatkan kualitas udara melalui pengurangan emisi transportasi.​

LRT Jabodebek sebagai moda transportasi publik berbasis listrik memiliki tingkat emisi karbon yang sangat rendah. Executive Vice President LRT Jabodebek, Purnomosidi, mengatakan kajian Ametis Institut 2024, emisi rata-rata 15 gram COâ‚‚e per-penumpang, per-kilometer.

Ket. Foto: — Sumber: LRT Jabodebek

"Kajian PT Ametis Institut tahun 2024, emisi LRT Jabodebek hanya rata-rata 15 gram COâ‚‚e per-penumpang, per-kilometer. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi. Seperti mobil listrik yang menghasilkan 33 gram COâ‚‚e/orang/km, mobil konvensional 31 gram COâ‚‚e/orang/km, atau sepeda motor 37 gram COâ‚‚e/orang/km," kata Mochamad Purnomosidi, Rabu (17/9).

Dengan tingkat emisi hanya setengah dari kendaraan pribadi, setiap perjalanan menggunakan LRT Jabodebek menjadi kontribusi nyata. Perjalanan tersebut membantu menjaga kualitas udara serta mendukung perlindungan lapisan ozon di perkotaan.

Sejak Januari hingga 16 September 2025, LRT Jabodebek telah melayani lebih dari 19.538.514 pengguna. Jumlah perjalanan itu menunjukkan jutaan perpindahan dari kendaraan pribadi ke moda publik rendah emisi.

Purnomosidi menambahkan Hari Ozon Sedunia mengingatkan pentingnya peralihan moda. Setiap langkah beralih ke transportasi publik, berarti mengurangi emisi dan mendukung masa depan kota sehat.

"Hari Ozon Sedunia menjadi pengingat, setiap langkah kita, beralih ke transportasi publik berarti turut menjaga udara lebih bersih. Tak hanya itu, dapat menjaga mengurangi emisi, serta mendukung masa depan kota yang lebih sehat dan berkelanjutan," kata dia.

Hal senada, disampaikan Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono. Ia menekankan pesan keberlanjutan selalu menjadi bagian dari semangat pelayanan LRT Jabodebek.

“Setiap pengguna LRT Jabodebek, bukan hanya melakukan perjalanan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung untuk kualitas udara lebih baik. Ini adalah bentuk nyata gotong royong masyarakat bersama transportasi publik dalam menghadirkan lingkungan yang lebih sehat,” ujar Mahendro.

Komitmen KAI terhadap keberlanjutan diwujudkan melalui berbagai inisiatif ramah lingkungan di LRT Jabodebek. Inisiatif itu mencakup pemanfaatan energi surya, sistem daur ulang air, dan penyediaan water station di stasiun.

Pada momentum Hari Ozon Sedunia ini, KAI mengajak seluruh masyarakat mendukung transportasi publik rendah emisi. Dukungan tersebut diharapkan menghasilkan udara lebih bersih, lingkungan lebih sehat, dan masa depan yang lebih hijau. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.