Pembentukan Tim Verifikasi Data Warga Terdampak Banjir Denpasar
📅 Selasa, 16 Sep 2025, 23:25 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Denpasar - Pemkot Denpasar membentuk tim gabungan yang bertugas melakukan verifikasi terhadap data warga terdampak banjir untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran di empat kecamatan.
Adapun beberapa obyek yang disasar yakni rumah, pasar, pura, serta fasum/fasos lainnya.
Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara di Denpasar, Selasa, mengungkapkan tim ini terdiri atas Organisasi Perangkat Daerah, camat, lurah, yang berfokus memvalidasi data rumah warga, sekolah, dan pura yang mengalami kerusakan.
“Proses verifikasi ini sangat penting agar bantuan bisa segera turun,” ujarnya.
Menurut Jaya Negara, pembagian wilayah kerja akan diterapkan agar proses pendataan berjalan lebih cepat. Tujuannya, bantuan dari pemerintah pusat bisa segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
BNPB, kata dia, menekankan setiap rumah terdampak harus diklasifikasikan apakah rusak ringan, sedang, atau berat. Dari kemarin, tim Pengkajian, Perbekel/Lurah sudah mulai turun melakukan verifikasi lapangan.
Data hasil pendataan tersebut nantinya akan divalidasi kembali sebelum diajukan ke pemerintah pusat.
Pemkot Denpasar akan mempercepat langkah agar korban banjir segera mendapat bantuan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan data hasil verifikasi per Selasa (16/9), kerusakan rumah, pura, pasar dan fasilitas lainnya dibagi menjadi tiga kategori yakni ringan, sedang, dan berat.
Adapun data verifikasi yang telah masuk di empat kecamatan tercatat sebanyak 883 kerusakan.
Di Kecamatan Denpasar Utara jumlah kerusakan sebanyak 675 bangunan, yakni kerusakan rumah kategori ringan tercatat nihil, sedang sebanyak lima rumah dan rusak berat tercatat sebanyak 221 rumah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!