Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bursa RI Menggeliat, IHSG Naik 83 Poin Gara-Gara Sinyal The Fed

📅 Senin, 15 Sep 2025, 17:20 WIB | Oleh:
Bursa RI Menggeliat, IHSG Naik 83 Poin Gara-Gara Sinyal The Fed Doc: ANTARA/ASPRILLA DWI ADHA
Ket. Pekerja menyaksikan pidato Presiden Prabowo Subianto menggunakan gawai di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (15/8).

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 83,06 poin ke level 7.937 pada perdagangan Senin (15/9). Kenaikan ini dipicu ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pekan ini dan optimisme membaiknya ekonomi domestik.

IHSG ditutup menguat 83,06 poin atau 1,06 persen ke posisi 7.937,12. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,06 poin atau 0,50 persen ke posisi 808,80.

"IHSG ditutup menguat, di tengah ekspektasi akan penurunan suku bunga The Fed dan harapan membaiknya ekonomi domestik ," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Dari mancanegara, The Fed menyelenggarakan The Federal Open Market Committee (FMOC) pada 16-17 September 2025 pekan ini, dengan peluang pemangkasan suku bunga sebesar 25 bps.

Dari kawasan Asia, pelaku pasar menantikan hasil negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan China, serta beberapa indikator data ekonomi China.

Data industrial production China Agustus 2025 tumbuh 5,2 persen year on year (yoy), atau turun dari sebelumnya 5,7 persen (yoy) pada Juli 2025, serta merupakan pertumbuhan paling lambat sejak Agustus 2024, yang disebabkan oleh melambatnya pertumbuhan di aktivitas manufaktur.

Penjualan ritel China Agustus 2025 juga melambat menjadi 3,4 persen (yoy), dari sebelumnya 3,7 persen (yoy) pada Juli 2025, serta merupakan pertumbuhan paling kecil sejak November 2024.

Dari kawasan Eropa, pelaku pasar mencermati data tingkat pengangguran di Inggris periode Juli 2025, yang diperkirakan stabil di level 4,7 persen.

Dari kawasan Eropa, Jerman akan merilis data ZEW Economic Sentiment Index September 2025 yang diperkirakan turun di level 25 dari 34,7 pada Agustus 2025, yang juga mengalami penurunan akibat kekecewaan terhadap trade-deal Uni Eropa-AS.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham.

Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh atau semua sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 2,33 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor energi yang naik sebesar 2,31 persen dan 2,06 persen.

Sedangkan, satu sektor melemah yaitu sektor kesehatan yang turun sebesar 0,16 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu REAL, SURI, BULL, INDX dan DWGL. Sedangkan saha-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni VOKS, AMIN, INDR, AMMS dan MPXL.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

50 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.