Tim Independen dari Lembaga Nasional HAM Akan Dalami Orang Hilang dan Aktor Kerusuhan Unjuk Rasa Agustus-September

Sabtu, 13 Sep 2025, 06:52 WIB

JAKARTA - Tim independen pencari fakta yang dibentuk enam lembaga nasional hak asasi manusia (LN HAM) akan mendalami dugaan orang hilang dan aktor kerusuhan dalam rangkaian aksi unjuk rasa pada akhir Agustus hingga awal September 2025.

"Tentu, seluruh peristiwa yang terjadi sepanjang mulai dari 25 Agustus sampai September itu semuanya akan kita identifikasi, apakah tidak ditemukan, hilang, belum ketemu, kemudian sakit, meninggal, dan lain-lain," kata Ketua Komnas HAM Anis Hidayah di Jakarta, Jumat (12/9).

Ket. Foto: Lembaga Nasional HAM membentuk tim independen untuk mengungkap dugaan orang hilang dan aktor unjukrasa agustus-september lalu. — Sumber: antara foto

Menurut Anis, data orang hilang yang masuk sejauh ini ke Komnas HAM masih dinamis. Namun, dia menyebut ada tiga orang—yang identitasnya tidak dirincikan Anis—masih hilang sejak akhir bulan Agustus lalu.

"Terkait yang hilang sebenarnya sebagian besar sudah ditemukan dan sudah berkontak dengan keluarga," ucap dia.

Di samping itu, dia menyebut tidak tertutup kemungkinan bagi tim independen tersebut untuk mendalami keterlibatan institusi tertentu dalam peristiwa unjuk rasa dan kerusuhan yang diduga disertai kekerasan.

Anis pun memastikan pihaknya akan melakukan pencarian fakta secara komprehensif.

"Artinya, seluruh hal yang terjadi, apakah kekerasan, apakah penangkapan sewenang-wenang, atau korban yang meninggal, korban yang terdampak, dan lain-lain itu semua akan kami identifikasi," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komnas Perempuan Sondang Frishka Simanjuntak mengatakan tim pencari fakta dari LN HAM akan mengidentifikasi secara komprehensif hal-hal yang terjadi sebelum, saat, dan setelah peristiwa.

Dia mengatakan tiap-tiap LN HAM yang tergabung dalam tim independen tersebut akan bekerja sesuai alur dan mandat yang dimiliki.

"Dari situ kita bisa teridentifikasi siapa-siapa yang berperan di dalam, ada aktor negara, ada non-negara, dan juga bagaimana pola-pola yang terjadi," ucap Sondang pada kesempatan yang sama.

Adapun pada Jumat ini, enam LN HAM resmi membentuk tim independen pencari fakta peristiwa unjuk rasa dan kerusuhan pada akhir Agustus hingga awal September 2025 di Jakarta dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia.

Tim tersebut terdiri atas Komnas HAM, Komnas Perempuan, Ombudsman RI, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Komisi Nasional Disabilitas (KND).

Anis menjelaskan tidak ada tenggat waktu tertentu tim ini bekerja. Kendati demikian, dia memastikan tim akan bekerja efektif dan efisien. Setelah rampung, hasil temuan dan rekomendasi akan dilaporkan kepada Presiden dan DPR RI.

  • Orang Hilang
  • Tim Independen
  • Lembaga Nasional HAM
  • Aktor Kerusuhan

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Anggota DPRD Sintang Diduga Terlibat Tambang Emas Ilegal, Polda Kalbar Buka Suara

BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 13,58 Persen pada Juli 2026 Didukung Kebijakan Makroprudensial yang Longgar

Pemkot Tangerang Gencarkan Penggunaan Produk Dalam Negeri demi Perkuat Ekonomi Daerah

Bank Sentral Korsel Sebut Pekerjaan Kaum Muda Mungkin Segera Digantikan 'AI'

Pemkab Seluma Ajak Masyarakat Manfaatkan Program CKG

Pemkot Tangerang Kian Gencarkan Kampanye Antikorupsi

Pemkab Kudus Percepat Layanan BPHTB, Maksimal hanya Butuh Tiga Hari

Menuju Babak Baru, Suriah Kini Selangkah Lagi Bebas dari Sanksi AS

Jenazah Pendaki Fahri Maulana Berhasil Dievakuasi dari Kawah Gunung Slamet

Bakom RI Sebut 388 Siswa Sekolah Unggul Garuda Lolos ke Perguruan Tinggi Terbaik Dunia

Gugatan Ditolak MA, Terpidana Mati di India Bakal Tetap Dieksekusi Gantung

Warga Pucang Sewu Surabaya Terapkan Denda Rp500 Ribu untuk Larangan Parkir Kendaraan dalam Gang

Harga Avtur Melandai, Tiket Pesawat Maskapai Jepang Resmi Turun

Bikin Bangga Indonesia! Menteri Jerman Puji Toleransi Istiqlal dan Katedral

Gak Takut Kesepian, Gen Z Punya Teman Baru Bernama 'AI'

Polres Sumedang Tancap Gas, Produksi Bawang Putih Ditargetkan Capai 7 Ton

Cegah Sekolah Ambruk, DPRD DKI Desak Disdik Audit Bangunan Rusak

Pascagempa Flores, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Lewat FT Labuan Bajo

Gubernur Pramono Hadiri Pelantikan IKAMA, Janjikan Ambulans di 5 Wilayah Jakarta

HUT RI ke-81, Tambah Daya Listrik Diskon 50 Persen, Ini Manfaatnya bagi Masyarakat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.