Ekspor Kini Bisa dari Rumah! Mendag Busan Kenalkan Cara Baru untuk UMKM

Minggu, 17 Mei 2026, 20:32 WIB

JAKARTA– Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong lebih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar naik kelas menjadi eksportir dan menyasar pasar internasional. 

Untuk itu, Mendag Busan mengikuti diskusi bersama pelaku UMKM di Jakarta, Rabu (13/5), dalam forum bertajuk “NGOPI: Ngobrol Produk Indonesia”. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Kemendag dengan gerakan pemberdayaan UMKM Local Champion Indonesia.

Ket. Foto: Menteri Perdagangan Budi Santoso mengikuti diskusi bersama pelaku UMKM di Jakarta, Rabu (13/5), dalam forum bertajuk “NGOPI: Ngobrol Produk Indonesia” — Sumber: istimewa

Menurut Mendag Busan, forum seperti ini penting sebagai ruang konsultasi bagi UMKM, eksportir muda, dan agregator untuk memahami peluang ekspor sekaligus memperluas jejaring ke luar negeri. 

“Diskusi semacam ini membantu pelaku UMKM menyadari bahwa produknya punya potensi ekspor. Banyak yang produknya bagus, tapi belum tahu caranya menembus pasar global. Kemendag siap mendukung lewat berbagai program yang ada,” ujarnya.

Mendag Busan menjelaskan salah satu upaya Kemendag memperluas akses pasar UMKM adalah melalui program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor atau BISA Ekspor. Program ini mempertemukan UMKM dengan calon pembeli di negara tujuan melalui sesi pitching dan business matching.

Untuk mendukungnya, Kemendag mengoptimalkan peran 46 perwakilan perdagangan RI di 33 negara sebagai ujung tombak promosi produk Indonesia. UMKM BISA Ekspor berada di bawah payung program besar Kemendag “Dari Lokal untuk Global”.

“Setelah menentukan pasar tujuan, UMKM akan dihubungkan dengan perwadag RI setempat. Mereka presentasi untuk menggali potensi pasar, lalu dipertemukan dengan buyer. Semua proses dilakukan virtual sehingga bisa diikuti dari mana saja,” jelas Mendag Busan.

Selain fasilitasi ekspor, Kemendag juga menyediakan layanan konsultasi desain produk lewat Indonesia Design Development Center untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM. Ada pula program Product Placement Pilihan Busan yang menempatkan produk UMKM potensial ekspor di ruang tamu Menteri Perdagangan sebagai sarana promosi ke tamu dan delegasi asing.

Dalam diskusi, sejumlah pelaku usaha menyampaikan masukan terkait logistik, penguatan platform digital, dan penyederhanaan regulasi ekspor. Mendag Busan menegaskan Kemendag terbuka terhadap masukan tersebut untuk memperkuat kebijakan perdagangan yang lebih adaptif.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menambahkan akses informasi pasar dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci agar UMKM bisa bersaing global. Karena itu, Kemendag menghadirkan platform Inaexport sebagai layanan terpadu.

“Inaexport adalah one-stop service yang memuat profil buyer dan eksportir, katalog produk, serta informasi pasar dari perwadag RI. Semua bisa diakses pelaku usaha secara gratis,” kata Puntodewi.

Founder LCI, Dhika Yudistira, menyebut agenda “NGOPI” berawal dari obrolan santai antara pelaku usaha dan pemangku kepentingan. Tujuannya memperkuat kolaborasi agar lebih banyak UMKM bisa menembus pasar global.

“Dari obrolan warung kopi, kami melihat perlu ada forum bersama pemerintah, lembaga, dan pelaku usaha. Potensi produk UMKM Indonesia sangat besar. Ekosistem, regulasi, dan pelaku usaha harus berjalan beriringan,” ujar Dhika.

Peserta diskusi, Abdullah, pelaku UMKM batik asal Solo, mengaku terbantu memahami tata cara ekspor yang selama ini menjadi kendala usahanya. 

“Saya berharap usaha bisa berkembang ke arah ekspor setelah tahu prosesnya. Potensi pasar produk kami bagus, kapasitas produksi juga mampu,” ujarnya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.