Pemkot Tangerang Kian Gencarkan Kampanye Antikorupsi

Rabu, 19 Agu 2026, 15:59 WIB

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menggencarkan kampanye antikorupsi melalui berbagai kanal komunikasi publik. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong partisipasi warga dalam mencegah praktik korupsi, khususnya pada sektor pelayanan publik.

Kampanye tersebut menjadi bagian dari keikutsertaan Pemkot Tangerang dalam Program Pariwara Antikorupsi 2026 yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Program ini mendorong pemerintah daerah menyampaikan pesan antikorupsi secara luas melalui media konvensional, digital dan aktivitas langsung di ruang publik.

Ket. Foto: — Sumber: DPMTSP Kota Tangerang/NOVAN NANDA AJITA

Inspektur Kota Tangerang, Achmad Ricky Fauzan, mengatakan kampanye antikorupsi perlu disampaikan melalui kanal yang dekat dengan masyarakat. Menurut dia, penggunaan berbagai media membuat edukasi mengenai integritas dapat menjangkau masyarakat dengan lebih luas dan mudah dipahami.

"Pesan antikorupsi harus disampaikan secara konsisten dan melalui berbagai kanal yang digunakan masyarakat. Tidak hanya melalui kegiatan tatap muka, tetapi juga melalui website, media sosial, media cetak dan lainnya," ujar Ricky, Rabu (19/8).

Pemkot Tangerang memanfaatkan website resmi Pemerintah Kota Tangerang, media sosial, serta berbagai kanal digital pemerintah untuk menyampaikan informasi mengenai pencegahan pungutan liar, suap, gratifikasi, nepotisme, benturan kepentingan, hingga penyalahgunaan fasilitas dinas.

Pemanfaatan kanal digital juga diperkuat dengan layanan publik berbasis teknologi. Salah satunya melalui Super App Tangerang LIVE yang menyediakan berbagai layanan masyarakat dalam satu platform. Hingga akhir 2025, Tangerang LIVE telah mencatat 1.574.168 unduhan, dengan 283.767 pengguna baru sepanjang 2025.

Melalui Tangerang LIVE, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan, antara lain LAKSA untuk pengaduan masyarakat, Sobat Dukcapil untuk layanan administrasi kependudukan, layanan kesehatan, ketenagakerjaan, pendidikan, pajak dan retribusi, perizinan, hingga layanan darurat.

“Digitalisasi layanan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat mengakses pelayanan melalui kanal resmi. Warga tidak perlu menggunakan calo atau memberikan imbalan kepada pihak tertentu untuk memperoleh pelayanan pemerintah,” ujar Ricky.

Selain menyampaikan informasi melalui kanal digital, Pemkot Tangerang juga mengedukasi masyarakat mengenai tindakan sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah korupsi. Warga diajak menolak pungli, tidak memberikan gratifikasi, menggunakan layanan resmi, serta berani melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran.

"Kita ingin kampanye ini tidak berhenti sebagai informasi. Masyarakat harus mengetahui apa yang harus dilakukan ketika menemukan pungli atau praktik korupsi. Begitu juga aparatur harus semakin memahami pentingnya menjaga integritas dalam memberikan pelayanan," kata dia.

Program Pariwara Antikorupsi 2026 sendiri mensyaratkan kampanye yang masif, kreatif, dan terintegrasi. KPK juga mendorong pemerintah daerah menggunakan berbagai kanal komunikasi, termasuk media cetak, audiovisual, digital, media sosial, dan aktivasi kampanye. ils/I-1

  • Pemkot Tangerang
  • Kampanye Antikorupsi 2026

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Kelurahan Sukamiskin di Bandung Bangun Ekosistem Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Gubernur Pramono Anung Pastikan Beasiswa LPDP Jakarta Jalan dan Sekolah Dibenahi

AS Akhirnya Luluh dan Tunda Tarif 50 Persen terhadap Kanada

SAR Banten Temukan Wisatawan Hilang di Pantai Carita

Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

Garuda Indonesia Tes Internet Cepat di Pesawat Ketinggian 30 Ribu Kaki

Indonesia Selangkah Menuju Mandiri Rawat Pesawat Hercules TNI AU

Transplantasi Rambut Dilakukan secara Bertahap Sesuai Kondisi Donor

BI Ungkap Ekonomi Global 2026 Masih Lemah, Perang Timur Tengah Jadi Sorotan Berita yang dirapikan:

Terobosan Energi, Ilmuwan Australia Sulap Urea Jadi Bahan Bakar Roket Masa Depan

Disnaker: 16 Perusahaan Masih Jaring Pencari Kerja di Job Fair Online

Pemerintah Buka Peluang Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu 2027

Insidious 6 Siap Meneror Penonton dengan Kisah Ibu, Trauma Masa Lalu, dan Iblis Mengerikan

Dinkes Turun ke Sekolah Kampanye Cegah Anemia di Kalangan Pelajar

LSP Fashion Indonesia Dikembangkan untuk Perkuat Kompetensi Industri

Pep Guardiola Ragu Kembali Melatih Usai 10 Tahun di Manchester City

Pemprov DKI Terus Buka Ruang bagi Seniman Berkolaborasi

Anggota DPRD Sintang Diduga Terlibat Tambang Emas Ilegal, Polda Kalbar Buka Suara

BI Catat Kredit Perbankan Tumbuh 13,58 Persen pada Juli 2026 Didukung Kebijakan Makroprudensial yang Longgar

Pemkot Tangerang Gencarkan Penggunaan Produk Dalam Negeri demi Perkuat Ekonomi Daerah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.