Pemkab Bantul Luncurkan Aplikasi Literasi Digital Bantul Pinter Berbasis Android

Kamis, 11 Sep 2025, 19:35 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem literasi yang hidup dan berkelanjutan. Menurut Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, literasi bukan sekadar soal membaca dan menulis, melainkan harus ditopang dengan kolaborasi berbagai pihak.

“Bangsa yang hebat selalu memikirkan bagaimana ekosistem literasi terus dibangun dan dikembangkan. Bagaimana peran keluarga dalam menumbuhkan budaya membaca sejak dini, bagaimana masyarakat menyediakan ruang-ruang literasi yang akan memperkuat rantai ekositem,” ujar Halim saat memberikan materi dalam Webinar Nasional Launching Aplikasi Bantul Pinter Berbasis Android, Kamis (11/9/2025).

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Pemkab.Bantul

Halim menegaskan, Pemkab Bantul berkomitmen memperkuat literasi melalui penguatan kelembagaan, pembangunan ekosistem yang kokoh, serta inovasi digital maupun non-digital. Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut adalah peluncuran aplikasi Bantul Pinter, yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bantul.

Sebelumnya hadir dalam versi website, Bantul Pinter kini ditingkatkan ke platform Android dan terintegrasi dengan Bantulpedia, aplikasi terpadu layanan Pemkab Bantul. Melalui Bantul Pinter, masyarakat dapat mengakses koleksi pustaka digital dan informasi kapan pun dan di mana pun, sehingga proses belajar dapat berlangsung 24 jam tanpa batasan ruang.

Plt. Sekretaris Dispusip Bantul, Zanita Sri Andanwati, menjelaskan salah satu keunggulan Bantul Pinter adalah koleksi pustaka berupa jurnal penelitian digital, yang jarang dimiliki perpustakaan daerah lain.

“Termasuk di dalam aplikasi Bantul Pinter, masyarakat bisa mengakses adanya jurnal penelitian dan karya ilmiah dari dosen, mahasiswa, guru, dokter, perawat, bidan, dan sebagainya. Ini adalah hasil kerja sama dengan perguruan tinggi, akademi, Bawaslu Bantul, KPU Bantul, Bank BPD DIY, BKPSDM, Bappeda, dan lembaga lainnya,” ungkap Zanita.

Hadirnya Bantul Pinter diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan perpustakaan hingga ke pelosok desa. Dengan begitu, akses terhadap ilmu pengetahuan menjadi lebih merata sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Bantul yang cerdas, berbudaya, dan melek literasi.

  • literasi
  • bantul

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.