Mencari Jalan Keluar 'Exit 8', Film Horor Jepang Adaptasi Game Populer
📅 Rabu, 10 Sep 2025, 17:10 WIB | Oleh: OpikJika Anda belum pernah melihat seperti apa game-nya, siap-siap terkejut melihat betapa miripnya latar belakang dan karakter The Walking Man versi film dengan versi game.
Perbedaan dari film, yang tidak ada dalam game, adalah pengembangan karakter The Lost Man.
Sebelum terjebak dalam lorong tak berujung, ia baru saja menerima kabar mengejutkan dari seorang perempuan (The Woman, dibintangi Nana Komatsu), yang menyita pikirannya.
Setiap langkah yang mengantarkannya ke pintu keluar menguras fisik, tapi di sisi lain pikirannya menjadi semakin jernih dalam menyelesaikan teka-teki dalam hidupnya sendiri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Detail yang harus diperhatikan dalam film juga lebih banyak. Selain lorong berisi poster dan pintu, masih ada lorong yang isinya loker juga photobox yang harus diperhatikan.
Exit 8 yang tayang mulai 10 September 2025.adalah film panjang kedua karya Kawamura yang sudah lama bercita-cita membuat film horor yang mengaburkan mimpi, realita dan waktu dengan latar belakang Tokyo. Bersama Ninomiya, mereka saling bertukar gagasan selama proses pembuatan film.

Sebaiknya Anda baca juga:
Exit 8 (TOHO)
Sutradara Genki Kawamura tak cuma membuat film horor, ia juga memperlihatkan kehidupan sehari-hari yang monoton lewat metafora lorong yang berulang.
Setiap anomali, menurut dia, adalah simbol dari rasa bersalah atau dosa dari si protagonis, yang juga berlaku dalam masyarakat. Semua anomali yang muncul memang berkaitan dengan latar belakang The Lost Man. Ia harus berhadapan dengan hal-hal yang selama ini ia hindari, lalu dihadapkan dengan keputusan, tetap bersikap bodo amat atau memberanikan diri untuk menghadapinya?
"Kita semua melewati rutinitas itu seraya menemukan petunjuk kecil bahwa ada sesuatu yang 'aneh' di dunia. Rasanya seperti hal sepele, tapi mencerminkan realita."
"Apakah kita mengabaikan tanda-tanda itu dan tersesat di dalam dunia tanpa pintu keluar? Atau kita mencermatinya dan berjalan menuju cahaya?" papar Kawamura, yang turut membuat serial Netflix "The Makanai" bersama sutradara kondang Kore-Eda Hirokazu. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!