IHSG Masih Hadapi Tekanan, Senin 8 September 2025
Senin, 08 Sep 2025, 08:35 WIBJAKARTA â Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berÂpotensi kembali tertekan usai libur panjang akhir pekan. Pergerakan IHSG awal pekan ini bakal dipengaruhi kolabÂorasi sentimen internal dan eksternal.Â
Analis sekaligus VP Marketing, Strategy, & Planning Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi melihat pelaku pasar bakal meresÂpons moderat data Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) yang akan dirilis Bank Indonesia (BI). Selain itu, arah IHSG juga akan dipengaruhi oleh rilis data inflasi inti Amerika Serikat (AS) periode Agustus 2025 yang diperkirakan masih tumÂbuh di level 3,1 persen secara tahunan (yoy) sehingga akan memberikan sinyal mixed bagi bank sental setempat (The Fed).
Karenanya, Audi memproyeksikan IHSG dalam perdaÂgangan, Senin (8/9), bergerak dengan level support 7.790 dan resistance 7.950 dengan kecenderungan terkoreksi.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/9) sore, ditutup melemah 18,51 poin atau 0,23 persen ke posisi 7.867,35 seiring aksi profit taking (ambil untung) pelaku pasar menjelang libur panjang akhir pekan. SemenÂtara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,10 poin atau 0,14 persen ke posisi 799,80.
âIHSG tertahan di jalur melemah, sebelumnya mengÂalami rebound namun terkoreksi. Tampaknya sentimen dari aksi profit taking jelang libur nasional pada esok hari (Jumat) dan juga tekanan jual asing,â sebut Tim Riset PilarÂmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
Dari mancanegara, fokus perhatian pelaku pasar tertuju pada kebijakan moneter The Fed, yang mana pasar semaÂkin optimistis The Fed akan memangkas suku bunga acuÂannya pada September 2025.
Berdasarkan CME Fedwatch, tercatat probabilitas sebeÂsar 97,6 persen akan dilakukan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) pada pertemuan 17 September 2025.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Cleveland Cavaliers Tundukkan Toronto Raptors 125-120
-
Pemprov Sulteng Dorong Pemerataan Dokter Spesialis di Daerah Terpencil
-
Resmikan Ring Tinju Pasar Rebo, Pemprov DKI Manfaatkan Kolong Flyover Jadi Ruang Sehat
-
Intervensi Trump Picu Kontroversi di Piala Dunia 2026, FIFA Rusak Reputasi Usai Izinkan Balogun Tampil Lawan Belgia
-
BEI Luncurkan ETF Emas, Perluas Akses Investasi di Pasar Modal Indonesia
-
Sanksi pencabutan izin usaha bagi pedagang
-
Pertamina Pangkas Harga Avtur dan Dexlite Gede-Gedean Mulai Hari Ini, Sektor Ini Bakal Ketiban Untung!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.