Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puluhan Musisi Mundur dari Pestapora, Ini Respons Penonton dan Kreator soal Keterlibatan Freeport

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 15:28 WIB | Oleh:

Kreator konten dengan akun Instagram @ojmo_ ini juga mengungkapkan bahwa meskipun dirinya bukan sebagai “influencer” lingkungan, ia sangat peduli dengan isu-isu yang terjadi di Indonesia.

“Mungkin orang-orang enggak bisa melihat itu dari aku,” ujarnya saat ditanya apa kah ia peduli dengan lingkungan.

“Tapi sebenarnya, aku sangat amat peduli akan Indonesia, jadi, mau siapapun yang punya pandangan akan hal itu, aku sangat mengapresiasi, aku mengucapkan terima kasih, sama seperti soal demo kemarin, aku ucapkan terima kasih.” ia menambahkan.

Di sisi lain, kreator kelahiran 1995 ini memuji respons panitia Pestapora yang akhirnya memutus kerja sama dengan Freeport. Menurutnya, keputusan tersebut menunjukkan bahwa tekanan publik dan aksi kolektif dari musisi tidak sia-sia.

Ia berharap ke depan, festival dan gelaran serupa bisa lebih selektif dalam memilih mitra kerja, mengingat pengaruh sponsor tidak hanya bersifat teknis, tapi juga mencerminkan posisi moral dari sebuah acara.

Adapun festival musik Pestapora, yang dijadwalkan berlangsung 5-7 September, diwarnai dengan pembatalan penampilan dari sejumlah musisi yang menolak tampil karena alasan keberadaan sponsor yang bertentangan dengan pandangan mereka.

Puluhan musisi, beberapa di antaranya seperti Banda Neira, Hindia, Leipzig, .feast, Rebellion Rose dan Sukatani, memutuskan mundur dari Pestapora karena PT. Freeport menjadi salah satu sponsor festival tersebut.

Musisi lainnya seperti Yacko dan Sal Priadi memilih untuk tetap tampil dan menyumbangkan pendapatan mereka dari festival itu kepada organisasi lingkungan hidup.

Pestapora melalui pernyataan resmi mengatakan sudah membatalkan kerja sama dengan Freeport dan meminta maaf atas kejadian tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

36 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.