Dewi Kajii Culture Festival di Bantul: Wisata Edukasi Ikan Hias dan Budaya Lokal yang Tumbuh dari Masyarakat

Minggu, 07 Sep 2025, 21:30 WIB

Bantul – Tari Niti Sekar Lipura yang dibawakan empat remaja putri membuka dengan anggun perhelatan Dewi Kajii Culture Festival di Bulak Kadisoro, Gilangharjo, Pandak, Bantul, Jumat (5/9). Usai upacara pembukaan, langit Kadisoro langsung dipenuhi warna-warni dari Festival Layang-Layang Jadoel yang diikuti lebih dari 233 peserta. Ratusan warga lintas usia tampak antusias menyaksikan, sebagian membawa anak-anak untuk ikut serta.

Festival ini bukan sekadar hiburan. Ketua panitia, Muhammad Gema Ramadhan, menegaskan Dewi Kajii adalah contoh community-based tourism yang lahir dari ide kreatif dan kemandirian warga. “Dewi Kajii Culture Festival menunjukkan bahwa Kadisoro sudah dipercaya sebagai penggerak ikan hias Indonesia, sekaligus membuktikan Gilangharjo sebagai desa mandiri budaya,” ujarnya.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Pemkab Bantul

Kadisoro sendiri dikenal sebagai desa wisata edukasi ikan hias yang memadukan kekuatan perikanan dengan budaya lokal. Konsep ini, menurut Gema, memperlihatkan bahwa daya tarik wisata bisa tumbuh dari inisiatif masyarakat, bukan semata bergantung pada anggaran pemerintah.

Dukungan datang dari berbagai pihak. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul, Istriyani, menyebut festival ini bentuk nyata komitmen pemerintah daerah. “Kami bangga, Kadisoro menjadi satu-satunya desa wisata berbasis perikanan di Indonesia, dan semua ini dimotori oleh anak-anak muda,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Saryadi, menilai model seperti Dewi Kajii punya unique selling point untuk menggerakkan perekonomian lokal. Ia membandingkan dengan kesuksesan desa wisata Wukirsari dan Krebet yang telah meraih pengakuan nasional. “Tahun ini adalah Dewi Kajii, the next generation,” ujarnya optimistis.

Panewu Pandak, Nanang Tri Atmoko, juga menegaskan festival ini memperkuat predikat Gilangharjo sebagai desa mandiri budaya. Menurutnya, partisipasi warga yang tinggi adalah bukti bahwa pembangunan berbasis komunitas masih sangat relevan.

Bagi warga, festival ini menjadi ruang rekreasi sekaligus pembelajaran. Mayang, pengunjung asal Pundong, mengaku datang di hari pertama untuk mengenalkan anak-anak pada ikan hias dan budaya lokal. “Hiburan gratis yang menambah pengetahuan anak-anak. Kami juga berharap daerah lain di Bantul bisa memaksimalkan potensinya agar makin banyak alternatif wisata,” tuturnya.

Dewi Kajii Culture Festival berlangsung 5–7 September 2025, dengan agenda mulai dari Festival Layang-layang Jadoel, Kadisoro Aquatic Expo dan UMKM, Kirab Merti Dusun, ketoprak lakon Dumadining Kadisoro, hingga kontes ikan guppy, molly, dan xiphophorus nasional memperebutkan Piala GKR Hemas dan DKP Bantul.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram Siapkan 3 Ton Beras Cadangan Bencana

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Serempak Naik pada Selasa Ini

CORE Tegaskan: Beras Jangan Diekspor Dulu, Rakyat Harus Jadi Prioritas!

Utang Proyek Whoosh Dapat Penjaminan SMV, Risiko Proyek Makin Dekat ke APBN?

Tiga Biang Kerok Mengintai Pangan Dunia

Tiongkok-Indonesia Jalin Kerja Sama AI dan Maritim, Teknologi Jadi Senjata Baru!

Asia Pacific Coatings Show 2026 Dibuka Besok di JIExpo Jakarta

Krisis Air Mengintai! Puluhan Hektare Sawah di Sigi Terdampak Kekeringan

Bukan Kopi Biasa! Kepahiang Dorong 7 Varietas Kantongi Lisensi Nasional

Sistem Bursa Kerja Tangerang Diimbau Terintegrasi dengan Platform PaskerID Kemenaker

Turis Makin Lama di Nusa Dua, Belanja UMKM Bali Ikut Melejit

Kejar Ekonomi 6 Persen atau Tertinggal? Airlangga Tekankan Investasi Harus Tumbuh Cepat

Harga Emas Antam Naik Rp18.000 Menjadi Rp2,768 Juta/Gr pada Selasa (25/8)

Jangan Salah Kelola! Kawasan Transmigrasi Berpeluang Jadi Pusat Ekonomi Masa Depan

Kemenhut Beri Sanksi 6 Perusahaan yang Sebabkan Karhutla Berulang di Kalimantan

Gelaran Festival Jadi Mesin Uang! Buleleng Festival Catat Perputaran Ekonomi Rp3,6 Miliar

Bukan Sekadar Festival! Cianjur Fest 2026 Jadi Arena 2.800 UMKM Cari Cuan

Bakso Ikan Tuna Unjuk Gigi di Buleleng Festival, UMKM Gaspol Cari Pasar!

Pesona Lamreh Kembali Dijual, Jangan Abaikan Keamanan Wisatawan!

Dinkes Lebak Mencatat Pelaksanaan CKG Capai 47,52 Persen dari Jumlah Penduduk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.