21 Film Bersaing di Festival Venesia, Siapa Pemenangnya?
Sabtu, 06 Sep 2025, 10:23 WIBVENESIA - Sebuah film dokudrama menyayat hati tentang perang Gaza, kisah cinta bertema gulat yang dibintangi Dwayne "The Rock" Johnson, dan film thriller Korea Selatan yang kelam dan satir termasuk di antara 21 film yang bersaing untuk mendapatkan hadiah utama di Festival Film Venesia pada hari Sabtu (6/9).
Setelah 10 hari pemutaran perdana yang dipenuhi bintang-bintang dan sensasi karpet merah, festival ditutup dengan juri yang dipimpin oleh sutradara Amerika Alexander Payne yang mengumumkan hadiah gambar terbaik selama upacara penutupan mulai pukul 17.00 GMT.
Diukur dari dampaknya terhadap penonton, "The Voice of Hind Rajab" yang menyayat hati merupakan kandidat kuat untuk Golden Lion dan akan menjadi pernyataan politik terhadap pengepungan dan pemboman berkelanjutan Israel di Gaza.Â
Film ini merupakan penceritaan ulang yang dramatis tentang cobaan yang dialami Hind Rajab Hamada, seorang gadis Palestina berusia lima tahun yang terjebak di dalam mobil bersama kerabatnya yang telah meninggal pada bulan Januari 2024 setelah mereka ditembaki saat melarikan diri dari pasukan Israel di Kota Gaza.
Kritikus utama surat kabar The Guardian menulis: "Tidak ada keraguan tentang film mana yang telah menggemparkan festival film Venesia -- yaitu film ini, dari pembuat film Tunisia Kaouther Ben Hania".
Ben Hania, yang juga warga negara Prancis, menggunakan rekaman nyata Hind Rajab yang memohon kepada tim penyelamat untuk datang menolongnya, saat malam tiba dan tank-tank Israel semakin dekat dengan reruntuhan kendaraan tempat dia bersembunyi.
Film ini telah menarik bintang Brad Pitt dan Joaquin Phoenix serta sutradara pemenang Oscar Jonathan Glazer ("The Zone of Interest") dan Alfonso Cuaron dari Meksiko ("Roma") yang bergabung sebagai produser eksekutif.
Setelah pemutaran perdananya, di mana film tersebut mendapat tepuk tangan meriah selama 23 menit, "para produser saya, termasuk nama-nama terkenal Amerika Brad Pitt dan Joaquin Phoenix, kotak surat mereka dibanjiri ribuan dan ribuan" pesan kebencian, kata Ben Hania kepada AFP.
Pesan yang sama, yang dikirim berulang-ulang, "sangat mengintimidasi", katanya.
Platform Utama
Konflik Gaza telah menjadi topik pembicaraan utama di festival tahun ini, di mana ribuan pengunjuk rasa berbaris menuju pintu masuk acara pada hari Sabtu.
Sebuah surat terbuka yang menyerukan penyelenggara festival untuk mengecam pemerintah Israel atas serangannya di Gaza telah ditandatangani oleh sekitar 2.000 orang dalam perfilman, menurut penyelenggara.
Para kritikus secara umum bersikap positif terhadap banyaknya film yang ditayangkan di Venesia tahun ini, kota di Italia tersebut menjadi platform peluncuran penting bagi produksi internasional beranggaran besar dan film-film arthouse yang mencari distributor.
Beberapa pemenang sebelumnya dari festival bergengsi Golden Lion telah meraih kejayaan Oscar, seperti "Nomadland" atau "Joker".
Di antara para pesaing untuk menggantikan pemenang tahun lalu -- "The Room Next Door" karya Pedro Almodovar -- adalah "The Smashing Machine" yang dibintangi Dwayne Johnson, sebuah film tentang pelopor seni bela diri campuran (MMA) akhir 1990-an Mark Kerr.
The Hollywood Reporter menyebut film garapan Benny Safdie itu sebagai "film biografi yang sangat berpasir dan unik", sementara Johnson disebut-sebut akan memenangkan penghargaan aktor terbaik dalam apa yang boleh dibilang merupakan peran dramatis serius pertama bagi sang pahlawan film laga.
Kandidat terdepan lainnya termasuk "No Other Choice" karya sutradara Korea Selatan Park Chan-wook, tentang seorang karyawan veteran perusahaan kertas yang diberhentikan dan memutuskan untuk menyingkirkan pesaing potensial demi pekerjaan baru.
Sutradara Yunani Yorgos Lanthimos memamerkan film thriller kelam yang dipuji banyak orang dan lucu, "Bugonia", yang mempertemukannya kembali dengan aktor favoritnya, pemenang dua Oscar Emma Stone.
Duo ini, yang bekerja sama untuk film kelima, berharap dapat mengulangi formula sukses mereka dari tahun 2023 ketika "Poor Things" meraih Golden Lion Venesia.
Adaptasi film berbujet besar "Frankenstein" karya sutradara Meksiko Guillermo del Toro untuk Netflix juga mendapat ulasan yang sebagian besar positif.
Spesialis film thriller Amerika pemenang Oscar Kathryn Bigelow, yang membuat film pertamanya dalam delapan tahun, meluncurkan drama politik berlatar Gedung Putih "A House of Dynamite" tentang serangan nuklir fiktif terhadap Amerika Serikat.Â
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Dianggap Kurang Ajar, 2 Turis Jepang Dideportasi karena Perlihatkan Bokong di Tembok Besar Tiongkok
-
Tim Indonesia Duduki Peringkat Kedua Asian Mini Football Nations Cup 2025
-
April Ini D'Masiv Dijadwalkan Tur Konser di Jepang
-
"Father Mother Sister Brother" Jadi Film Terbaik di Festival Film Venesia 2025
-
Persiapan APBN 2026, Presiden Prabowo Panggil Menteri Bahas Ekonomi Makro
-
PM Paetongtarn Lolos dari Mosi Tidak Percaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.