- Home
-
- Luar Negeri
-
- Dianggap Kurang Ajar, 2 Tu...
Dianggap Kurang Ajar, 2 Turis Jepang Dideportasi karena Perlihatkan Bokong di Tembok Besar Tiongkok
Jumat, 14 Mar 2025, 09:26 WIBBEIJING - Dua turis Jepang berusia 20-an tahun ditahan selama dua minggu di Tiongkok kemudian dideportasi karena mengambil foto yang memperlihatkan bokong terbuka di Tembok Besar, media lokal melaporkan.
Insiden di situs Warisan Dunia itu melibatkan seorang pria yang memperlihatkan pantatnya dan seorang wanita yang mengambil foto, NTV dan media Jepang lainnya melaporkan pada hari Kamis (13/3).
Kementerian Luar Negeri Tokyo mengatakan pada hari Jumat (14/3) bahwa "Kedutaan Besar Jepang di Tiongkok mengonfirmasi pada tanggal 3 Januari, dua warga negara Jepang ditahan oleh otoritas setempat di Tembok Besar."
Mereka "kemudian dibebaskan dan dikembalikan ke Jepang pada bulan Januari", katanya dalam sebuah pernyataan.
Turis-turis tersebut ditahan di tempat oleh petugas keamanan dan ditahan selama sekitar dua minggu, kata laporan itu, mengutip sumber.
Menurut laporan, memperlihatkan bagian bawah tubuh di tempat umum adalah melanggar hukum di Tiongkok.
Kepada kedutaan Jepang, para turis tersebut mengatakan melakukan tindakan itu sebagai lelucon.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Lagi, Anggota Politbiro Tiongkok Diselidiki Lembaga Pengawas Antikorupsi
-
Semarakkan Mudik Lebaran 1447 H, KAI Wisata Hadirkan Hiburan Budaya hingga Pembagian Takjil
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Harga Minyak Anjlok Tajam setelah Trump Sebut Perang Melawan Iran akan Segera Berakhir
-
Berantas Judol, Gubernur Pramono Instruksikan Satpol PP Sisiri QR Code di Ruang Publik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.