Libur Maulid Nabi, 100 Polisi Dikerahkan Kawal Wisatawan di Puncak
Jumat, 05 Sep 2025, 19:45 WIBKABUPATEN BOGOR â Keamanan selama libur panjang menjadi faktor krusial karena tingginya mobilitas masyarakat berpotensi memicu berbagai kerawanan, mulai dari tindak kriminal, kecelakaan lalu lintas, hingga gangguan ketertiban umum.
Lonjakan aktivitas di pusat transportasi, destinasi wisata, maupun pemukiman yang ditinggalkan pemiliknya membuat aparat perlu meningkatkan patroli, pengawasan, serta koordinasi lintas sektor.
Selain menjaga rasa aman, langkah ini juga berimplikasi pada stabilitas sosial-ekonomi, karena keamanan yang terjaga akan mendorong kelancaran arus wisata, perdagangan, dan konsumsi masyarakat.
Dengan kata lain, penguatan keamanan saat libur panjang bukan hanya soal pencegahan kriminalitas, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik dan keberlanjutan aktivitas ekonomi.
Polres Bogor mengerahkan 100 personel untuk mengawal arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, selama libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bogor, AKP Rizky Guntama Ganda Permana di Cibinong, Kamis (4/9), mengatakan ratusan personel tersebut didukung jajaran polres dan polsek guna memperkuat pengamanan jalur wisata yang rawan kepadatan.
"Polres Bogor menyiapkan 100 personel untuk pengamanan jalur Puncak pada masa libur panjang dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW," kata Rizky.
Ia menjelaskan, langkah pengamanan diperkuat karena jalur Puncak hampir selalu mengalami lonjakan kendaraan saat libur panjang. Untuk itu, pihaknya juga menggelar rapat koordinasi lintas sektoral bersama TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, Damkar, serta instansi terkait lainnya.
Selain menurunkan personel, Polres Bogor juga menyiapkan fasilitas keselamatan untuk mendukung penanganan darurat di lapangan.
"Kami menyiapkan mobil derek, berkoordinasi dengan Dinkes untuk menempatkan tim kesehatan, serta menyiapkan ambulans agar penanganan insiden bisa cepat dilakukan. Keselamatan jiwa tetap menjadi prioritas utama," ujarnya.
Rizky menegaskan, kepolisian memberi prioritas terhadap kendaraan darurat seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran. "Kami siap memberikan pengawalan agar kendaraan darurat bisa segera melintas saat terjadi keadaan darurat," katanya menambahkan.
Untuk mengurai kepadatan, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional. Pola yang diterapkan dapat berupa sistem ganjil-genap, kanalisasi kendaraan roda dua, sistem satu arah (one way), maupun pengalihan arus lalu lintas.
"Semua pola rekayasa disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Prinsipnya kami siap menjaga kelancaran arus kendaraan dan memastikan keselamatan masyarakat," tutur Rizky.
- Libur Maulid Nabi
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni Meleset
-
Forum Boao: Asia Berpotensi jadi Pemimpin Global Teknologi Hijau
-
Ingin Foto Momen Lebaran dengan Kamera Ponsel Anda Maksimal Hasilnya? Berikut Tipsnya
-
Kluivert: Timnas Indonesia Masih Berpeluang Lolos ke Piala Dunia
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
-
Golkar Buka Suara Dugaan Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Arus Lalin Tol Cipali Jumat Siang Lancar, Dilalui 36,5 Ribu Kendaraan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.