Peluang Melemah Terbuka, Kamis 4 September 2025

Kamis, 04 Sep 2025, 09:15 WIB

JAKARTA - Rupiah berpotensi kembali melanjutkan pelemahannya jelang libur panjang akhir pekan ini. Te­kanan terhadap rupiah bisa terus menguat apabila aksi jual aset berisiko atau risk off terus berlanjut. 

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Le­ong memperingatkan jika aksi pelepasan obligasi peme­rintah di negara-negara utama dunia terus berlanjut, ru­piah berpotensi kembali melemah. Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (4/9), ber­gerak fluktuatif di kisaran 16.400-16.550 rupiah per dol­lar AS.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Sebelumnya, nlai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Rabu (3/9) sore, melemah sebe­sar 2 poin atau 0,01 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.416 rupiah per dollar AS.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menganggap pe­lemahan nilai tukar (kurs) dipengaruhi adanya prospek pe­nurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan mele­mah, dipengaruhi oleh faktor global kenaikan index dollar yang signifikan, sehubungan dengan prospek penurunan suku bunga The Fed,” ujarnya di Jakarta.

Prospek penurunan suku bunga pada September 2025 diperkirakan sebesar 25 basis points (bps) dengan tingkat keyakinan 92 persen berdasarkan CME FedWatch.

Potensi penurunan suku bunga acuan tersebut akan di­pengaruhi rilis data Purchasing Managers’ Index (PMI) PMI Jasa AS yang pada Kamis (4/9), serta data Non-Farm Pay­rolls (NFP) AS pada Jumat (5/9).

Untuk NFP, Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) melaporkan akan mencapai 7,51 juta pada Agustus 2025, naik dari bulan sebelumnya yang sebesar 7,44 juta.

“Sementara dari domestik, meredanya aksi demonstrasi telah meningkatkan kepercayaan pelaku pasar yang tercer­min dari peningkatan pada obligasi negara dan index sa­ham,” ungkap Rully.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.