Wagub Gorontalo Perjuangkan Lahan Pembangunan SMA Negeri 8 di Kota Gorontalo
Selasa, 02 Sep 2025, 20:22 WIBWakil Gubernur (Wagub) Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie memperjuangkan lahan pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 8 Kota Gorontalo.
Wagub Idah di Gorontalo, Selasa, menemui Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea di kantornya untuk menyampaikan terkait dengan lokasi pembangunan sekolah itu.
Dalam pertemuan tersebut, ia menjelaskan terkait dengan rencana pembangunan SMA Negeri 8 yang telah bergulir sejak daerah setempat dalam masa kepemimpinan Wali Kota Marten Taha dan berlanjut pada periode Adhan Dambea.
"Dulu sempat terjadi kesalahan komunikasi yang membuat proyek ini tertunda. Padahal keperluan SMA Negeri 8 Kota Gorontalo sangat mendesak. Anggarannya bahkan sudah disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebesar Rp4 miliar. Tetapi karena ada surat pembatalan dari wali kota, anggaran itu terpaksa kami kembalikan ke pusat," katanya.
Dengan kondisi tersebut, pembangunan SMA Negeri 8 baru akan masuk pada anggaran 2026.
Permasalahan utama selama ini, berupa status lahan, mengingat SMA berada di bawah kewenangan provinsi, sedangkan lahan yang diajukan milik Pemerintah Kota Gorontalo.
"Alhamdulillah hari ini saya memberanikan diri menemui Pak Wali. Dengan penuh kerendahan hati saya bermohon agar lokasi pembangunan bisa disetujui di bekas lokasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 54. Syukur Pak Wali menyambut baik dan kami langsung meninjau lokasi bersama," kata dia.
Dia mengatakan pembangunan SMA Negeri 8 bagian dari perjuangan bersama untuk peningkatan sumber daya manusia yang menjadi visi misi pemerintah provinsi maupun pemerintah kota.
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menyatakan keseriusan mendukung pembangunan SMA Negeri 8.
âKarena yang datang langsung adalah Ibu Wakil Gubernur, saya menanggapi dengan serius. Artinya, beliau memang memiliki perhatian besar terhadap pendidikan di Kota Gorontalo. Jadi saya setuju bekas gedung SDN 54 dijadikan lokasi pembangunan SMA Negeri 8," katanya.
Saat ini, SMA tersebut masih menumpang di SMA Negeri 1 dengan hanya empat ruang belajar. Kondisi tersebut membuat siswa belajar berdesakan dan kurang ideal.
Oleh karena itu, katanya, keberadaan gedung baru menjadi keperluan mendesak. Lokasi bekas SDN 54 yang akan digunakan untuk SMA Negeri 8 berada di Kelurahan Bugis, Kecamatan Dumbo Raya Kota Gorontalo.
- SMA Negeri 8 Gorontalo
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.