Anggota DPR RI Desak Peninjauan Keamanan setelah Diplomat Tewas

Selasa, 02 Sep 2025, 18:21 WIB

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Selasa mendesak Kementerian Luar Negeri untuk segera meninjau protokol keamanan di seluruh perwakilan diplomatik di luar negeri menyusul penembakan fatal seorang staf kedutaan di Lima, Peru.

“Pemerintah, khususnya Kementerian Luar Negeri, harus segera meninjau kembali keamanan di seluruh perwakilan Indonesia di luar negeri—termasuk penempatan personel, koordinasi dengan otoritas setempat, dan mitigasi risiko,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono.

Ket. Foto: Zetro Leonardo Purba, seorang pejabat Kanselir Junior di Kedutaan Besar Indonesia di Lima, Peru, ditembak tiga kali dan tewas oleh seorang pria bersenjata tak dikenal pada Senin malam, 1 September 2025, waktu setempat. — Sumber: ANTARA

Zetro Leonardo Purba, seorang pejabat kanselir junior di Kedutaan Besar Indonesia di Lima, ditembak tiga kali dan tewas oleh seorang pria bersenjata tak dikenal pada Senin malam di Ibu Kota Peru.

Berbicara di Kompleks Parlemen di Jakarta, Dave menyebut pembunuhan itu sebagai tragedi yang sangat meresahkan dan mengatakan hal itu menimbulkan kekhawatiran serius bagi Komisi I, yang mengawasi urusan luar negeri dan pertahanan.

“Sebagai mitra Kementerian Luar Negeri, kami menuntut tindakan cepat dan konkret untuk memastikan perlindungan, keadilan, dan akuntabilitas,” ujarnya.

Komisi I DPR juga mendesak otoritas Peru untuk melakukan investigasi yang transparan, mengadili pelaku, dan menjaga koordinasi diplomatik yang erat dengan Indonesia selama proses hukum berlangsung.

Dave menekankan pentingnya dukungan pemerintah bagi keluarga korban, termasuk bantuan psikologis, hukum, dan administratif, serta pengakuan hak-hak Zetro sebagai pegawai negeri sipil.

Ia menambahkan bahwa Komisi I DPR yang membidangi pertahanan dan luar negeri akan meminta laporan lengkap dari Kementerian Luar Negeri mengenai kronologi kejadian, langkah-langkah respons awal, dan tindak lanjut jangka panjang.

“Kami yakin dedikasi Zetro mencerminkan semangat sejati diplomasi Indonesia. Tragedi ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Kejelasan hukum dan perbaikan sistemik sangat penting. Komisi I akan terus memantau kasus ini untuk melindungi martabat dan keselamatan para diplomat kami,” ujar Dave.

Siaran lokal Panamericana Television melaporkan Zetro diserang di dekat kediamannya di Distrik Lince, Lima.Ia baru berada di Peru selama lima bulan, setelah sebelumnya bertugas di Konsulat Jenderal Indonesia di Melbourne.

Kepolisian Peru telah meluncurkan penyelidikan, dan Kedutaan Besar Indonesia berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Peru.

  • Zetro Leonardo Purba
  • Wakil Ketua Komisi I DPR

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.